Wamen Diktisaintek: Budaya Minang Jadi Modal Padang menuju Kota Global

  • 06 Agt 2026 13:28 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kota Padang dinilai memiliki modal sejarah, budaya, dan tradisi intelektual yang kuat untuk berkembang menjadi kota berdaya saing global. Penilaian tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan, saat menjadi pembicara pada Seminar Internasional Pendidikan dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di Auditorium Universitas Negeri Padang, Kamis, 6 Agustus 2026.

Fauzan mengatakan, menjadi kota global bukan berarti meniru bangsa lain, melainkan kembali pada karakter asli masyarakat Minangkabau yang terbuka, gemar belajar, dan memiliki semangat merantau. "Menjadi kota global bagi Padang bukanlah meniru bangsa lain, tetapi kembali kepada watak asli kebudayaannya sendiri," ujarnya.

Ia menyebut sejarah Minangkabau telah melahirkan tokoh-tokoh besar seperti Ahmad Khatib al-Minangkabawi, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Mohammad Natsir, Hamka, Rasuna Said, hingga Tan Malaka yang diakui di tingkat dunia. Menurutnya, keberhasilan para tokoh tersebut lahir dari tradisi keilmuan dan budaya Minangkabau yang tetap mereka pegang teguh.

Fauzan menjelaskan, kemajuan sebuah kota ditentukan oleh tiga fondasi utama, yakni sumber daya manusia, institusi pendidikan, dan jejaring global. "Manusia adalah modal yang paling utama, karena warga yang terdidik akan lebih produktif, lebih inovatif, dan lebih tangguh menghadapi perubahan zaman," katanya.

Ia menegaskan, perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya menjadi tempat mencetak lulusan dan pemberi ijazah. Perguruan tinggi harus membumi menjadi problem solver terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, Fauzan menilai kolaborasi internasional menjadi kebutuhan strategis dalam meningkatkan daya saing daerah di era global. "Tidak ada kota yang menjadi besar dengan menutup diri, karena kolaborasi transnasional bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis," ucapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat untuk membangun Padang sebagai kota berdaya saing global. Menurutnya, kemajuan tersebut harus tetap berlandaskan identitas budaya Minangkabau agar mampu melahirkan generasi yang unggul dan siap bersaing di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....