Lomba Balita Sehat, Upaya Cetak Generasi Berkualitas di Padang Panjang
- 05 Agt 2026 09:26 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini melalui Lomba Balita Sehat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga sarana memantau kondisi kesehatan, status gizi, dan perkembangan balita.
Sebanyak 32 balita dari 16 kelurahan mengikuti Lomba Balita Sehat yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Kesehatan di Auditorium Mifan, Selasa 4 Agustus 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional dan dilaksanakan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang.
Para peserta terbagi dalam dua kategori usia, yakni 6–23 bulan dan 24–59 bulan. Selain memberikan pengalaman edukatif bagi anak, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat kondisi kesehatan dan tumbuh kembang balita dari masing-masing kelurahan.
Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, mengapresiasi pelaksanaan Lomba Balita Sehat dan berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan. Menurutnya, pemantauan kesehatan sejak masa awal pertumbuhan penting dilakukan agar potensi gangguan kesehatan maupun tumbuh kembang dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
“Semoga ke depannya kegiatan ini menjadi lebih besar dan lebih baik, sehingga semakin banyak balita yang dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung terwujudnya generasi anak yang sehat, berkualitas, serta memiliki tumbuh kembang yang optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sonya Themiarto, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan sebagai perlombaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua. Melalui kegiatan itu, orang tua didorong memahami pentingnya pemenuhan gizi, imunisasi, pemeriksaan kesehatan, dan stimulasi perkembangan anak sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap balita memperoleh pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang yang optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi, imunisasi, dan stimulasi perkembangan anak sejak usia dini,” katanya.
Penilaian dilakukan tim yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan, terdiri atas dokter umum, dokter gigi, dokter gizi, dan bidan dari puskesmas. Aspek yang dinilai meliputi kondisi medis, status gizi, serta tumbuh kembang balita sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya generasi Padang Panjang yang sehat dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....