Warga Berharap HUT ke-357 Jadi Momentum Bangkitnya Kota Padang
- 05 Agt 2026 12:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Kota Padang yang akan diperingati pada 7 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi daerah, terutama setelah bencana banjir yang melanda sejumlah kawasan beberapa hari lalu. Warga berharap peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga membawa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.
Alex Dino salah seorang warga Padang mengatakan, Hari Jadi Kota Padang merupakan momen yang membanggakan bagi seluruh masyarakat. Namun, menurutnya, peringatan tahun ini sebaiknya dilaksanakan dengan penuh empati, sederhana, dan mengedepankan rasa kebersamaan mengingat masih banyak warga yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.
"Hari jadi Kota Padang merupakan momen yang membanggakan bagi seluruh masyarakat. Namun di tengah kondisi bencana yang sedang dihadapi, peringatannya sebaiknya diselenggarakan dengan penuh rasa empati, kesederhanaan, dan semangat kebersamaan," ujar Alex Dino, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia berharap pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya warga terdampak banjir, tidak berkurang karena adanya rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Padang. Menurutnya, momentum tersebut justru harus dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial melalui berbagai kegiatan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
"Pelayanan hendaknya tidak mengurangi perhatian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Justru momen hari jadi Kota Padang dapat dijadikan ajang memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial bagi warga yang membutuhkan. Semoga Kota Padang segera pulih dari bencana, masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, serta Kota Padang semakin maju, tangguh, dan sejahtera," tuturnya.
Sementara itu, warga lainnya, Alex Yuliandra, menilai di usia Kota Padang yang telah mencapai 357 tahun masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satunya adalah penataan kawasan perkotaan sebagai upaya mengurangi risiko bencana banjir yang kembali terjadi dalam dua tahun terakhir.
Menurut Alex Yuliandra, persoalan drainase, bangunan liar, hingga alih fungsi saluran air menjadi area komersial harus segera dibenahi. Ia menilai langkah tersebut penting agar kejadian banjir yang melanda Kota Padang pada 2025 dan 2026 tidak terus berulang di masa mendatang.
"Banyak PR yang harus diselesaikan di Kota Padang, terutama terkait penataan kota. Kita melihat banjir besar kembali terjadi dalam dua tahun terakhir. Pemerintah perlu membenahi drainase, menertibkan bangunan liar, dan mengembalikan fungsi saluran air agar mampu mengantisipasi banjir ke depan. Harapan saya, Kota Padang semakin maju dan tetap menjadi ikon serta wajah Sumatera Barat sebagai ibu kota provinsi," ucap Alex Yuliandra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....