PKM UNP Perkuat Kapasitas Sekolah di Kabupaten Agam Hadapi Bencana

  • 02 Agt 2026 09:29 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Agam - Upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah terus diperkuat melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Penguatan Kapasitas Kelompok Belajar Guru Merak Kabupaten Agam Menuju Sekolah Tanggap Bencana melalui Pengembangan Perangkat Pembelajaran dan Sistem Manajemen Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang dilaksanakan sepanjang Mei hingga November 2026 yang dipusatkan di SD Negeri 01 Sungai Jariang, Kabupaten Agam sebagai sekolah inti. Program ini merupakan hasil kolaborasi dosen Universitas Negeri Padang (UNP) dan STKIP YDB Lubuk Alung bersama Kelompok Belajar (Kombel) Merak Kabupaten Agam.

Pemateri saat memberikan penjelasan pada peserta penguatan kapasitas kelompok belajar guru merak Kabupaten Agam menuju sekolah tanggap bencana (Foto: PKM PGSD UNP)

Selama pelaksanaan program, 70 peserta memperoleh pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan dengan menghadirkan pakar sesuai bidang keahlian. Fokus kegiatan meliputi pengembangan perangkat pembelajaran kebencanaan berbasis kearifan lokal serta penyusunan sistem manajemen kebencanaan sekolah yang dapat diterapkan secara nyata di lingkungan satuan pendidikan. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatera Barat, yakni Robi Rahman, M.Pd. dan Riyan Fernandes, S.Pd., M.Pd.T., serta diperkuat oleh seluruh dosen tim PKM yang berkolaborasi memberikan pendampingan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Ketua Tim PKM, Dr. Leni Zahara, M.P., menjelaskan bahwa program dirancang untuk menghasilkan perubahan yang berkelanjutan, tidak hanya meningkatkan pengetahuan guru, tetapi juga menghasilkan produk yang dapat langsung dimanfaatkan sekolah. "Kegiatan ini disusun secara bertahap dari Mei hingga November 2026 dengan menghadirkan para pakar di bidangnya. Kami berharap perangkat pembelajaran dan sistem manajemen kebencanaan yang dihasilkan dapat menjadi pedoman bagi sekolah dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana berbasis kearifan lokal," ujar Dr. Leni Zahara.

Ketua Kelompok Belajar Merak Kabupaten Agam, Roby Arjuna, S.Pd., menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman baru bagi para guru dalam mengintegrasikan pendidikan kebencanaan ke dalam pembelajaran sehari-hari. "Pendampingan yang diberikan sangat membantu guru menyusun perangkat pembelajaran yang kontekstual sekaligus memperkuat kesiapsiagaan sekolah. Kearifan lokal menjadi kekuatan utama sehingga pembelajaran lebih dekat dengan kehidupan peserta didik," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Gugus 1 Sungai Jariang, Sofiah, M.Pd. , menilai kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun sekolah yang lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana. "Melalui program ini sekolah tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga didampingi menyusun sistem manajemen kebencanaan yang terstruktur. Kami optimistis hasil kegiatan ini dapat diterapkan dan menjadi contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Agam," katanya.

Tim pelaksana PKM terdiri atas Dr. Leni Zahara, M.P. sebagai ketua, didampingi Drs. Arwin, S.Pd., M.Pd. dan Bunga Febrimora Hendri, M.Pd. sebagai anggota dosen. Kemudian melibatkan mahasiswa Program Studi PGSD, Nurul Husna Zakiyah dan Azizah Gusdelia, dalam setiap tahapan kegiatan.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi (Universitas Negeri Padang dan STKIP YDB Lubuk Alung), guru, dan para pakar, program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sekolah dalam mengurangi risiko bencana sekaligus mewujudkan satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan responsif terhadap kondisi kebencanaan. Tim juga mengapresiasi Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikti Saintek RI) yang telah memberikan pendanaan sehingga program PKM dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi peningkatan mutu pendidikan serta kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Agam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....