Revitalisasi Pasar Raya Dipercepat, Hidupkan Aktivitas Ekonomi Pedagang

  • 31 Jul 2026 00:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota Padang terus mempercepat revitalisasi Pasar Raya sebagai upaya menciptakan pusat perdagangan yang lebih modern, nyaman, dan mampu menggerakkan perekonomian daerah. Pembenahan dilakukan secara bertahap dengan menyiapkan fasilitas yang layak sebelum penataan pedagang dilaksanakan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung progres revitalisasi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di basement Blok III Pasar Raya Padang, Kamis, 30 Juli 2026. Fadly mengatakan pembenahan basement Blok III menjadi tahap awal penataan kawasan Pasar Raya.

Lokasi tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat relokasi pedagang yang selama ini masih berjualan di badan jalan. Menurutnya, relokasi baru akan dilakukan setelah seluruh fasilitas di basement benar-benar siap digunakan.

"Hari ini kita melihat perbaikan basement yang sedang tahap pengerjaan. Pedagang yang masih berjualan di badan jalan nanti akan dipindahkan setelah basement dipastikan layak, bebas banjir, terang, dan seluruh infrastrukturnya siap," katanya.

Selain membenahi bangunan pasar, Pemko Padang juga melakukan penataan sistem transportasi di kawasan Pasar Raya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengaktifkan kembali terminal angkutan kota di kawasan Sandang Pangan dan eks kompleks IWAPI untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Menurut Fadly, langkah tersebut bertujuan menyebarkan pusat keramaian agar aktivitas perdagangan tidak hanya terpusat di satu lokasi. Dengan demikian, seluruh kawasan Pasar Raya diharapkan memperoleh dampak ekonomi yang lebih merata.

"Kita ingin keramaian Pasar Raya tidak hanya terpusat di satu titik. Sandang Pangan, IWAPI, Merlin, kawasan SPR, hingga Blok IV harus sama-sama hidup agar perputaran ekonomi dirasakan seluruh pedagang," ujarnya.

Ia menambahkan, revitalisasi Pasar Raya menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Padang pada tahun ini. Kawasan tersebut diproyeksikan berkembang menjadi pusat perdagangan modern sekaligus destinasi wisata belanja yang mampu menarik lebih banyak pengunjung.

"Anggaran terbesar tahun ini kami fokuskan untuk Pasar Raya sebagai pusat ekonomi Kota Padang. Kami ingin masyarakat nyaman berbelanja, wisatawan tertarik berkunjung, dan pedagang merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi," katanya.

Fadly juga memastikan program penataan Pasar Raya akan berlanjut hingga tahun 2027. Tahap berikutnya meliputi pembenahan jalan, trotoar, pasar ikan, pasar daging, hingga penyediaan berbagai fasilitas pendukung, termasuk area khusus merokok.

"Tahun depan revitalisasi dilanjutkan dengan pembenahan jalan, trotoar, pasar ikan, pasar daging, serta penyediaan area khusus merokok di Pasar Raya. Semoga seluruh upaya ini semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat dan menggeliatkan perekonomian Kota Padang," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....