Gubernur Mahyeldi Apresiasi Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas dari Narkoba
- 21 Jun 2026 21:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengapresiasi terselenggaranya Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas dari Narkoba yang digagas secara kolaboratif oleh LKAAM Sumbar, Polda Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah Kota Padang. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Minggu pagi, 21 Juni 2026.
Menurut Mahyeldi, kegiatan ini menjadi contoh nyata kuatnya sinergi seluruh unsur masyarakat dalam menjaga nilai agama, adat, dan budaya Minangkabau. Ia menilai kebersamaan tersebut sangat penting dalam memperkuat ketahanan sosial di Sumbar.
“Kami melihat semangat kebersamaan yang sangat kuat dalam kegiatan ini. Pemerintah, aparat keamanan, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta masyarakat hadir dengan tujuan yang sama, yakni menjaga masa depan generasi kita dan memperkuat ketahanan sosial di Sumbar,” ujar Mahyeldi di Padang, Minggu, 21 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa berbagai tantangan sosial saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga daerah tetap aman, harmonis, dan berkarakter.
Mahyeldi juga memberikan apresiasi kepada LKAAM Sumbar yang dinilai konsisten mengawal nilai-nilai adat Minangkabau di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan aparat penegak hukum merupakan kekuatan besar dalam menjaga jati diri daerah.
“Kita memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Nilai-nilai itu harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan seluruh unsur masyarakat, Insyaallah berbagai tantangan yang dihadapi dapat kita atasi bersama,” katanya.
Usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan aksi damai dari Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi menuju Mapolda Sumbar. Aksi tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan spanduk sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat ketahanan sosial dan menjaga nilai-nilai Minangkabau. Mahyeldi berharap gerakan kolaboratif ini terus berlanjut dan menjadi penguat terwujudnya Sumbar yang madani, unggul, dan berkeadaban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....