Mahasiswa KKN UIN Didorong Dukung Program Smart Surau
- 21 Jul 2026 03:44 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak 345 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang didorong untuk berkontribusi dalam menyukseskan Program Unggulan (Progul) Smart Surau Pemerintah Kota Padang. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus menghidupkan kembali peran generasi muda di lingkungan masjid.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat melepas mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin, 20 Juli 2026. Maigus mengatakan, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan Kota Padang yang maju dan sejahtera.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol. Kehadiran adik-adik sekalian sangat berarti bagi kami, karena sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi guna mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya," katanya.
Ia menegaskan, percepatan pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah daerah sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi, untuk menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi warga.
Maigus meminta mahasiswa mengintegrasikan program kerja KKN dengan Progul Smart Surau. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan ialah memetakan masjid di wilayah pengabdian dan membentuk Remaja Masjid Reborn sebagai wadah pembinaan generasi muda.
"Kami mengharapkan mahasiswa dapat memetakan masjid-masjid di lokasi pengabdian dan mendirikan Remaja Masjid Reborn sebagai bagian dari program Smart Surau. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda, termasuk melatih kemampuan mereka dalam mengelola berbagai kegiatan positif," katanya.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dan membangun hubungan baik dengan masyarakat selama menjalankan KKN. Ia meminta para lurah memberikan pendampingan sehingga mahasiswa dapat menjalankan program pengabdian secara optimal.
"Jangan ada jarak dengan masyarakat, anggap lokasi KKN sebagai kampung sendiri dan anggap warga sebagai orang tua sendiri. Untuk para lurah, tolong terima mereka dengan hangat sebagai anak, bukan sekadar sebagai adik," pesannya.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Masmuni Mahatma, mengingatkan mahasiswa agar menjaga sikap dan nama baik perguruan tinggi selama berada di tengah masyarakat. Menurutnya, integritas dan etika merupakan modal utama dalam menjalankan pengabdian.
Program KKN UIN Imam Bonjol Padang tahun ini berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 345 mahasiswa ditempatkan di 22 kelurahan, masing-masing sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji dan 13 kelurahan di Kecamatan Koto Tangah sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....