Pemko Padang Siapkan 60 Penggerak Pilah
- 24 Agt 2026 14:12 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Sebanyak 60 Penggerak Pilah disiapkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari rumah. Program tersebut juga akan menghasilkan data perilaku warga yang menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pengelolaan sampah.
Penggerak Pilah direkrut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang dari kalangan mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi. Mereka akan turun selama 100 hari menyisir rute Layanan Pengelolaan Sampah (LPS) di berbagai kelurahan untuk mengecek, mencatat, mengedukasi, dan memantau pemilahan sampah warga.
Kepala DLH Kota Padang Fadelan Fitra Masta mengatakan pemilahan yang didorong dalam program tersebut dibuat sesederhana mungkin. Warga diarahkan untuk memisahkan sampah ke dalam dua kategori, yakni sisa makanan dan sampah lainnya.
| Baca juga: Jalan Pemuda Padang Ditata Jadi Dua Arah |
“Orang lebih terdorong untuk melakukan sesuatu apabila dia tahu bahwa apa yang dia lakukan itu diawasi dan dicatat. Filosofi awalnya adalah perubahan perilaku,” katanya di Padang, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurutnya, keberadaan Penggerak Pilah di tengah masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan baru melalui contoh yang dilakukan secara bersama-sama. Ketika warga melihat lingkungan sekitarnya mulai melakukan pemilahan, dorongan untuk mengikuti kebiasaan tersebut juga diharapkan semakin kuat.
Fadelan mengatakan data yang dikumpulkan dari rumah ke rumah tidak hanya digunakan untuk memantau kepatuhan warga. Data tersebut juga akan menjadi bahan bagi Pemko Padang dalam merumuskan kebijakan, termasuk kemungkinan pemberian insentif maupun subsidi retribusi sampah bagi masyarakat yang telah memilah dengan baik.
“Pemko Padang nantinya akan memiliki data mana warga yang sudah memilah dengan benar, mana yang sudah memilah tetapi belum benar, dan mana yang belum memilah,” katanya.
Data tersebut nantinya diharapkan dapat membantu pemerintah memberikan perlakuan yang lebih tepat berdasarkan kondisi masing-masing warga. Dengan begitu, kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya bersifat umum, tetapi dapat diarahkan untuk mendorong semakin banyak masyarakat melakukan pemilahan dari sumbernya.
Program Penggerak Pilah juga akan melibatkan unsur masyarakat di tingkat lingkungan, termasuk RT, RW dan bank sampah setempat. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena perubahan kebiasaan memilah sampah membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung.
Perekrutan 60 Penggerak Pilah resmi dibuka DLH Kota Padang mulai hari ini, dengan pendaftaran berlangsung hingga Rabu 2 September 2026. Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh dengan mendatangi Kantor DLH Kota Padang maupun melalui akun Instagram resmi DLH Kota Padang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....