Unand Perkuat Mitigasi Bencana lewat Program GANTARA
- 05 Jul 2026 00:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program bertajuk GANTARA: Gerakan Antisipasi dan Ketangguhan Bencana Masyarakat Gurun Laweh Nanggalo melalui Mitigasi Terintegrasi Fase Hulu, Tengah, dan Hilir, resmi dimulai di RT 02 RW 02 Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Kamis, 2 Juli 2026.
Kegiatan pembukaan dihadiri perwakilan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Andalas, pemerintah kecamatan dan kelurahan, BPBD, dosen pendamping, organisasi mitra, serta mahasiswa pelaksana. Program yang berlangsung dari Juni hingga November 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi dan pengurangan risiko bencana melalui pendekatan yang terintegrasi.
Ketua Pelaksana, Alfa Rino Svedrilio, mengatakan PPK Ormawa merupakan program pengabdian mahasiswa yang mendapat dukungan Kemendiktisaintek agar mahasiswa dapat hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di bidang kebencanaan. Konsep GANTARA mengintegrasikan tahapan mitigasi pada fase hulu, tengah, dan hilir, mulai dari pencegahan, peningkatan kesiapsiagaan, hingga pemulihan pascabencana.
"Melalui program ini kami ingin membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, hingga pemulihan. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ucapnya.
Alfa mengatakan Program GANTARA menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya Pemerintah Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, BPBD Kota Padang, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Lingkungan Hidup, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Karang Taruna, serta Balai Wilayah Sungai. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program sekaligus mendukung upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan.
Sementara itu, Dosen Pendamping Program, Risti Kurnia Dewi menjelaskan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama sekitar lima bulan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang kebencanaan. "Program ini dilaksanakan mulai Juni hingga November dengan fokus pada pengabdian masyarakat bertema kebencanaan. Harapannya, berbagai kegiatan yang dirancang mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana secara berkelanjutan," ujarnya.
Disamping itu, Kasubdirektorat Pengembangan Kreativitas Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan Unand, Budi Rahmadya mengapresiasi pelaksanaan Program GANTARA sebagai bentuk implementasi PPK Ormawa. Menurutnya, program tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan masyarakat sekaligus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan ketangguhan menghadapi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....