Dinas Pendidikan Pasaman Barat Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
- 26 Mei 2026 03:41 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat membentuk Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman atau Pokja BSAN 2026. Pembentukan pokja ini untuk memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif, bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan di seluruh satuan pendidikan.
Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Pendampingan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat Tahun 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan dibuka Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pasaman Barat Alpen Beranija.
“BSAN merupakan langkah strategis membangun ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif. Paling penting itu berpihak pada peserta didik,” katanya.
Ia menjelaskan, BSAN bertujuan menciptakan dan menjaga lingkungan belajar yang kondusif bagi seluruh warga sekolah. Lingkupnya meliputi pelindungan fisik, kesejahteraan psikologis, keamanan sosiokultural, hingga keamanan digital.
Pelaksanaan BSAN mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Melalui pendampingan ini, Pemkab Pasbar mendorong terbentuknya Pokja BSAN di daerah.
Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam menciptakan iklim sekolah yang positif. Hal ini mendukung implementasi kebijakan sekolah ramah anak dan kesejahteraan peserta didik.
Menurut Alpen, penyelenggaraan BSAN berlandaskan prinsip humanis, komprehensif, partisipatif, nondiskriminatif, inklusif, berkeadilan gender, harmonis, dan berkelanjutan. “Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman penting untuk membentuk generasi muda berkarakter, peduli lingkungan, serta mampu belajar dengan tenang dan optimal,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....