BPS Sumbar Gandeng Mahasiswa Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

  • 19 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar Sensus Ekonomi pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026 mendatang. Lembaga statistik nasional itu juga akan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari strategi penguatan sumber daya pendataan.

Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap pendataan, yakni pada 1–30 Mei 2026 melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) serta 16 Mei–31 Juli 2026 melalui Computer Assisted Personal Interview (CAPI). Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin mengatakan, pendataan akan mencakup seluruh kegiatan ekonomi di daerah ini, dengan pengecualian sektor pertanian, administrasi pemerintahan, serta aktivitas rumah tangga.

“Baik di sektor yang sifatnya dunia usaha, industri hingga jasa-jasa lainnya. Strategi yang kami bangun saat ini berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk bisa mendukung beberapa peran-peran dalam penyelesaian Sensus Ekonomi ini,” katanya, Minggu, 19 April 2026.

Hasan menjelaskan, SE2026 menjadi sensus paling menantang karena menyasar langsung pelaku usaha dengan kompleksitas pendataan paling berat terjadi di wilayah perkotaan dengan kepadatan dan karakter usaha yang beragam. “Termasuk dengan Otoritas Jasa Keuangan, karena banyak pelaku usaha, perbankan, asuransi hingga jasa pertukaran uang dunia atau Money Changer,” ujarnya.

Menurutnya, dengan kolaborasi seluruh petugas organik BPS serta pelibatan langsung mahasiswa perguruan tinggi menjadi solusi untuk memastikan seluruh kegiatan ekonomi Sumatera Barat dapat terdata secara menyeluruh. “Kami akan merekrut mitra dari dunia pendidikan, salah satunya mahasiswa di Sumbar barangkali bisa meluangkan waktu di periode Sensus ini untuk bisa menyukseskan program nasional ini,” kata Hasan.

Hasan menambahkan, seluruh mitra mahasiswa tersebut akan dilatih secara intensif. “Mereka akan kami latih secara intensif, setelah mereka siap untuk melaksanakan Sensus Ekonomi bersama kami di lapangan nanti,” ujarnya.

Sementara itu, upaya BPS mencatat kondisi riil perkembangan ekonomi di Sumbar, selain untuk mengidentifikasi peluang usaha baru, juga memotret potensi investasi usaha baru yang bernilai tinggi bagi daerah. Data Sensus Ekonomi 2026 dijamin kerahasiaannya melalui sistem berbasis aplikasi pada perangkat ponsel untuk menginput data secara langsung. Metode ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kesalahan pencatatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....