Diduga Terjebak Kebakaran di Andalas Padang, Seorang Anak Berhasil Selamat

  • 25 Feb 2026 11:55 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang: Satu kawasan rumah kontrakan di Jalan Andalas Timur, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang hangus terbakar, Rabu, 25 Februari 2026 pada pukul 09.43 WIB. Saksi mata yang juga pengontrak rumah, Gunawan kepada RRI mengatakan, melihat percikan api dengan asap tebal berasal dari bangunan pemilik usaha rumah kontrakan, benama Rina Wahyuni berusia 41 tahun.

Gunawan menjelaskan, total ada 4 Kepala Keluarga (KK) atau 14 orang yang mendiami kawasan tersebut. Ia mengaku, kebakaran berlangsung cepat hingga salah seorang anak pemilik rumah berusia 5 tahun diduga berada di tengah kobaran api yang membakar salah satu bangunan.

“Api membesar sangat cepat, saat saya sedang tiduran di dalam rumah kontrakan saya. Tiba-tiba warga berteriak ada api, dengan cepat api melahap kamar pemilik usaha rumah kontrakan yang sedang bersama anaknya,” kata Gunawan sambil menyeka wajahnya.

Sementara api berhasil dipadamkan, petugas pemadam terus membersihkan tumpukan material yang terbakar. Hal dimaksud setelah pemilik rumah Rina mengatakan, salah satu anaknya masih berada di dalam rumah. “Anak saya masih tertinggal di dalam rumah,” ujarnya lirih.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi membenarkan, dari 4 bangunan rumah kontrakan, 2 rumah dan satu bangunan milik pengusaha kontrakan hangus terbakar. Sementara, petugas Damkar berhasil menemukan sang anak yang hilang tengah berada di toko bangunan tepat disebelah lokasi kebakaran.

“Tadi menurut informasi keluarga memang ada salah satu keluarganya masih berada di rumah. Setelah dilakukan pencarian tidak ditemukan. Beruntung salah satu personel kami mendapat informasi bahwa anak tersebut berhasil menyelamatkan diri ke toko bangunan di sebelah rumahnya yang terbakar,” kata Rinaldi.

Rinaldi menambahkan, Damkar Padang menurunkan 80 orang personil beserta 6 unit armada. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp800 juta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....