Kerusakan Lahan Sawah 7.173 Hektare di Sumbar
- 31 Jan 2026 15:41 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kerusakan lahan sawah akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 7.173 hektare. Angka itu tersebar di lima belas kabupaten dan kota terdampak bencana.
Kepala UPTD Balai Mekanisasi dan Sarana Prasarana Pertanian, Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Syofrinaldi mengungkapkan, telah melakukan identifikasi terhadap kerusakan lahan sawah karena banjir dan banjir bandang. Pendataan dilakukan bersama dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Ada 7.173 hektare lahan sawah terdampak tersebar di lima belas kabupaten dan kota di Provinsi Sumbar. Jumlah itu tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara yang mencapai 20 ribu hektare labiah,” ujarnya saat menjadi narasumber dialog di Pro 1 RRI Padang, Sabtu, 31 Januari 2026.
Menurutnya, lahan sawah terdampak dibagi dalam empat kategori kerusakan. Rinciannya rusak ringan 2.800 hektare lebih, sedang 1.100 hektare, berat 2.500 hektare dan hilang 731 hektare lebih.
“Untuk kategori rusak berat dan hilang sangat sulit untuk menjadikannya kembali lahan sawah. Sebab bebatuan telah menumpuk hingga kedalam satu meter pada lahan tersebut,” katanya.
Syofrinaldi menambahkan, untuk penanggulangan Kementerian Pertanian telah mengganggarkan perbaikan lahan dan irigasi. Saat ini diutamakan untuk pemulihan sawah rusak kategori ringan dan sedang.
“Kerusakan sawah ringan dan sedang kita sudah mendapatkan alokasi untuk pemulihan. Kita lakukan optimasi dan rehab,” ujarnya. (*).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....