Warga Terdampak Banjir di Padang Mulai Tempati Huntara
- 23 Jan 2026 17:02 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 50 dari 100 unit hunian sementara (Huntara) mandiri di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang telah selesai didirikan. Pada 22 Januari 2026, Huntara dimaksud mulai ditempati warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Pauh.
Wulan Irmayanti, salah satu warga Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh mengatakan, ia pindah ke Huntara karena rumahnya berada di zona merah banjir bandang. Saat ini rumah dimaksud tidak bisa ditempati karena akses jalan masih putus.
“Rumah saya di tepi tebing sangat rawan longsor. Saat ini akses menuju rumah juga putus. Selama ini mengungsi ke rumah mertua. Kemudian pindah ke sini (Huntara),” ucap Wulan pada RRI Padang, Jumat, 23 Januari 2026.
Sementara itu, Elvi warga Jalan Irigasi, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh mengungkapkan, akan mulai pindah ke Huntara pekan depan. Sebab sebagian Huntara masih dalam tahap penyelesaian. “Dijanjikan pindah ke Huntara minggu depan,” ucapnya.
Saat ini, Elvi masih mengungsi karena rumahnya tidak lagi bisa ditempati. Fondasi bagian depan rumahnya tergerus aliran sungai.
“Rumah menghadap ke sungai, sudah tergerus air. Akses jalan sudah putus,” ujarnya.
Terkait proses mendapatkan Huntara, Elvi menyebut tidak melalui prosedur yang rumit. Ia hanya diminta melapor pada ketua RT dengan melampirkan foto kondisi rumah, lokasi, serta Kartu Keluarga yang kemudian diteruskan ke pihak kelurahan.
Huntara mandiri bagi korban banjir bandang di Kecamatan Pauh juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kebutuhan dasar penghuni. Di antaranya listrik, 6 unit fasilitas mandi cuci kakus atau MCK yang dibangun terpisah. Kemudian setiap kepala keluarga mendapat bantuan kasur, kipas angin dan peralatan dapur.
Pendirian Huntara mandiri digagas masyarakat dan Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri di lahan seluas 3 hektare. Kemudian dikoordinasikan dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy dan mendapat dukungan pembangunan dari bantuan Staf Khusus Presiden, Raffi Ahmad. Pengerjaan Huntara melibatkan personel Polri, warga, dan juga mahasiswa. (RRI/Mg/Azhariyah-Ollifia)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....