Kota Padang Butuh 228 Sumur Bor Pascabencana
- 22 Jan 2026 14:05 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang- Kota Padang membutuhkan sebanyak 228 sumur bor pascabencana. Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat pertemuan dengan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat (Sumbar), di Gedung Putih Rumah Dinas, Rabu 21 Januari 2026.
Fadly menyampaikan, pertemuan ini bertujuan mengupayakan solusi atas persoalan ketersediaan air bersih yang masih dirasakan sebagian masyarakat Kota Padang pascabencana. “Pelayanan PDAM saat ini sudah mencapai sekitar 99 persen, meskipun masih terdapat kendala tekanan air di beberapa titik. Namun, bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan PDAM, kita harus menyiapkan alternatif solusinya,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan pendataan, kebutuhan sumur bor tersebar di beberapa kecamatan. Ada Kuranji sebanyak 36 titik, Koto Tangah 107 titik, Pauh 48 titik, dan Nanggalo 37 titik. “Kami berharap dukungan dari Balai untuk pengadaan sumur bor ini, sebagai solusi jangka pendek,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala BPBPK Sumbar Maria Doeni Isa memastikan siap mendukung penyediaan air bersih di Kota Padang. Ia sudah menerima laporan dari beberapa masyarakat terkait kekeringan yang melanda Kota Padang.
“Solusi yang bisa kami bantu, pertama, meskipun suatu wilayah bukan daerah layanan PDAM, apabila sumber air terdekat memungkinkan, dapat dilakukan pemasangan pipa SPAM sebagai solusi darurat. Kedua, pembangunan sumur bor dengan sistem penampungan (toren), seperti yang sudah kami lakukan di Padang Pariaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk pembangunan sumur bor dapat dilaksanakan. Namun dengan catatan lahan harus bersih dan jelas, serta harus ditetapkan sejak awal pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.
“Pembangunan sumur bor ini bukan hanya sumurnya saja, tetapi satu paket dengan sistem penampungan dan sumber energi, termasuk penggunaan solar panel apabila listrik tidak tersedia. Untuk itu kami minta kepada Pemko Padang untuk menyiapkan lahannya,” katanya. (*).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....