Pemko Padang Perkuat Ekonomi Kreatif menuju Kota Gastronomi Dunia

  • 21 Jul 2026 01:17 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya meraih predikat Creative City of Gastronomy dari UNESCO. Penguatan tidak hanya difokuskan pada sektor kuliner, tetapi juga mencakup bidang busana dan kriya melalui kolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC).

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri Gala Dinner dan Ramah Tamah bersama jajaran pengurus serta anggota IFC dari seluruh Indonesia di Rumah Gadang Baiturrahmah, Kota Padang, Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian National Board Meeting dan Inauguration Show IFC New Member yang berlangsung pada 19–21 Juli 2026 di Kota Padang.

Fadly mengatakan, Kota Padang memiliki kekuatan budaya dan kuliner yang menjadi modal utama untuk mewujudkan cita-cita sebagai Kota Gastronomi Dunia. Menurutnya, keberhasilan tersebut hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh sektor ekonomi kreatif.

"Kami menargetkan Padang menjadi Kota Gastronomi Dunia. Untuk mewujudkan hal ini, seluruh potensi harus digerakkan. Tidak hanya kuliner, tetapi seluruh aspek ekonomi kreatif, termasuk dunia fashion, harus terus dikembangkan secara berkesinambungan," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada IFC yang telah memilih Kota Padang sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional organisasi tersebut. Kehadiran pelaku industri mode dari berbagai daerah dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Kota Padang.

Sebagai tindak lanjut dari penguatan kolaborasi tersebut, Pemko Padang tengah menyiapkan sejumlah agenda berskala nasional maupun internasional. Salah satunya adalah penyelenggaraan Padang International Fashion Summit yang direncanakan melibatkan desainer serta pelaku industri mode dari berbagai negara.

Fadly berharap IFC dapat memberikan dukungan dan masukan dalam merealisasikan agenda tersebut. "Kami sangat berharap dukungan, masukan, dan kolaborasi konkret dari IFC agar cita-cita menghadirkan Padang International Fashion Summit dapat terwujud. Kami ingin Kota Padang menjadi salah satu panggung fashion utama yang diperhitungkan di Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Ketua IFC Lenny Agustin Ernawati menilai Kota Padang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat mode nasional yang mampu menembus pasar internasional. Menurutnya, kekayaan budaya dan arsitektur yang dimiliki daerah ini dapat menjadi identitas kuat dalam pengembangan industri fashion berbasis budaya.

"Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang ini terus terjalin erat untuk bersama-sama memajukan industri fashion berbasis budaya. Kekayaan tradisi seperti yang dimiliki Rumah Gadang Baiturrahmah sangat sayang jika tidak diangkat dan diwujudkan ke dalam karya-karya fashion modern," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....