Padang Kota Majemuk, Perbedaan jadi Potensi

  • 13 Mar 2026 01:10 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Padang merupakan kota majemuk dengan beragam agama, suku dan ras. Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka program kolaboratif bertajuk Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan, di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, Kamis, 12 Maret 2026.

“Padang adalah kota majemuk. Perbedaan adalah potensi, bukan hambatan,” ujarnya.

Fadly mengatakan, banyaknya suku, agama dan ras di Padang diharapkan dapat dijadikan kekuatan. Apalagi Padang baru saja dilanda bencana banjir dan longsor sehingga butuh dukungan dari banyak pihak.

“Melalui momentum Ramadan ini kita juga fokus pada pemulihan pascabencana. Doa dari seluruh tokoh lintas agama hari ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang masih di pengungsian,” katanya.

Ia menjelaskan, visi dan misi Smart City Pemko Padang mustahil tercapai tanpa adanya stabilitas kerukunan. Bahkan Fadly berencana akan mengumpulkan seluruh tokoh agama dan melakukan diskusi.

“Rencana kita akan menggelar Malam Keberagaman pada HUT Kota Padang, Agustus mendatang. Ini sebagai ruang diskusi antar tokoh agama,” ujarnya.

Sementara itu, program Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan yang digagas Kemenag Kota Padang diadakan untuk menciptakan suasana Ramadan yang membahagiakan. Tidak hanya bagi umat Islam, tetapi juga berdampak positif bagi seluruh warga tanpa memandang suku dan ras.

"Ini adalah wujud dari layanan keagamaan yang berdampak. Kita ingin menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat untuk mewujudkan kerukunan dan cinta kemanusiaan," Kata Kepala Kemenag Edy Otaviandi.

Ketua FKUB Kota Padang, Prof Salmadanis memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan drastis indeks toleransi. Ia mengungkapkan saat ini Padang telah menduduki peringkat kelima nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....