GPM Keliling Kelurahan, Inflasi Padang Tetap Terkendali

  • 03 Mar 2026 12:08 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digelar secara bergiliran di setiap kelurahan di Kota Padang. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyebut GPM yang difasilitasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat (Sumbar) dan Perum Bulog Sumbar menjadi solusi konkret bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Apalagi momentum Lebaran kerap memicu inflasi sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini.

Menurutnya, GPM sangat membantu dalam menggerakkan perekonomian melalui penyediaan pangan murah. Selain menjaga harga tetap stabil, distribusi juga telah menjangkau 104 kelurahan agar masyarakat mudah memperoleh kebutuhan tanpa khawatir kekurangan stok.

“Lonjakan harga biasanya terjadi karena permintaan tinggi namun pasokan terbatas. Melalui kerja sama ini, BI memfasilitasi ongkos transportasi distribusi yang bisa menekan biaya tambahan sehingga tidak membebani konsumen,” ucapnya saat meninjau GPM di Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa, 3 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumbar, Abdul Majid Ikram, mengatakan GPM berkontribusi dalam menjaga inflasi tetap terkendali. Hal itu tercermin dari data Badan Pusat Statistik terkait inflasi bulanan di Sumbar yang tercatat 0,30 persen pada Februari, sedangkan khusus Kota Padang sebesar 0,32 persen.

“Bulan lalu kami GPM nya dari pasar ke pasar. Mulai Maret langsung menuju kelurahan, saya rasa akan lebih mampu mengendalikan inflasi,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumbar, Darma Wijaya, menambahkan antusiasme masyarakat terhadap GPM di Kota Padang cukup tinggi. Selama dua hari di awal Maret, beras terjual hampir 20 ton, minyak goreng sekitar 17 ribu liter, serta gula pasir mencapai 4,3 ton “Saya optimistis kolaborasi lintas sektor akan membuat program ini berjalan semakin baik,” tuturnya.

Sebagai upaya menarik minat berbelanja pada kegiatan GPM, disediakan bonus pilihan berupa bawang merah atau cabai merah bagi warga yang berbelanja. Hal itu diakui, Rita Helmi salah seorang warga Kubu Marapalam. “Saya belanja minyak satu liter dan gula satu kilo gram dikasih bonus bawang merah seperempat. Kalau seperti ini perlu sering-sering dilaksanakan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....