Arus Mudik Lebaran, Jalur Padang–Bukittinggi Akan Terapkan One Way Berbasis Waktu

  • 06 Mar 2026 14:51 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan rekayasa lalu lintas pada jalur utama mudik Padang–Bukittinggi menjelang lebaran 2026. Skema yang disiapkan berupa penerapan sistem satu arah (one way) terbatas berbasis waktu untuk mengurangi potensi kemacetan pada jalur tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Jalan, Perkeretaapian dan Pengembangan (APP) Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Momon, mengatakan kebijakan itu direncanakan berlaku mulai dua hari menjelang lebaran kemudian tiga hari setelah hari pertama lebaran. Jalur Padang–Bukittinggi dipilih karena menjadi salah satu lintasan dengan volume kendaraan tertinggi selama arus mudik dan arus balik. “Waktu pelaksananya di H-2, H-1, H+1, H+2, dan H+3. Nah, itu mungkin diperhatikan oleh pemudik dan masyarakat untuk bisa mengatur waktunya kapan akan melintas,” ujarnya.

Momon menjelaskan, pengaturan lalu lintas akan dibagi dalam dua periode waktu berbeda untuk mengatur arus kendaraan dari dua arah. “Berbasis waktu itu adalah Padang–Bukittinggi mulai jam 10.00 WIB sampai jam 14.00 WIB. Kemudian dari Bukittinggi ke Padang jam 14.00 WIB sampai jam 18.00 WIB, jadi masing-masing empat jam,” kata Momon dalam Halo RRI Jumat 6 Maret 2026.

Momon membeberkan, pembagian waktu tersebut disusun berdasarkan pola pergerakan kendaraan pada musim mudik tahun-tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, arus kendaraan biasanya meningkat signifikan terutama pada jalur yang menghubungkan kawasan pesisir dengan wilayah Agam dan Bukittinggi.

“Karena memang jangan sampai menumpuk di pintu-pintu pengendalian, pengaturan one way ini,” kata Momon. Ia juga mengimbau pemudik memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Dishub Sumbar berharap rekayasa lalu lintas ini dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama tersebut. Selain itu, Momon juga mengingatkan bagi para pemudik untuk mengatur waktu sesuai arah dan waktunya.

“Pastikan semua kelengkapan, semua peralatan-peralatan untuk mudik itu harus disiapkan. Dan juga kami mengimbau, pastikan jam istirahatnya cukup sehingga tidak terjadi human error yang menyebabkan fatal terhadap diri sendiri,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....