Tuberkulosis: Bahaya Infeksi Menular yang Wajib Diwaspadai
- 19 Sep 2026 06:38 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh mikro bakterium tubercolosis. Penyakit ini merupakan penyakit menular dan perlu mendapatkan penanganan yang tepat.
" Hingga tanggal 15 September 2026 Dinas Kesehatan Kota Padang sudah menemukan sebanyak 2.705 kasus TB," kata Subkoordinator Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Padang Evawestari, SKM. M.I.Kom saat menjadi narasumber dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Padang, Jumat 18 September 2026.
Evawestari menyampaikan, dari 2.705 kasus TB yang ditemukan di Kota Padang secara umum terjadi pada usia dewasa dan anak-anak. Sekitar 13 sampai 20 persen dari total kasus tersebut terjadi pada anak-anak, sisanya kelompok dewasa.
Evawestari menyampaikan, penyakit TB bisa menular kepada siapa saja. Penularan bisa terjadi dimana saja dengan cara penularan bisa terjadi saat berbicara, saat batuk, ataupun bersin.
Namun ada beberapa orang yang rentan tertular atau berisiko tinggi tertular TB. Seperti orang yang kontak erat atau kontak serumah dengan penderita TB, perokok, anak yang kurang gizi, orang lanjut usia (lansia) yang biasanya memiliki daya tahan tubuh yang rendah, pasien yang memiliki penyakit diabetes melitus (DM) serta orang yang menderita HIV.
Untuk penanggulangan TB di Kota Padang Evawestari menyampaikan, sudah dilakukan penanggulangan penyakit TB dengan melibatkan semua sektor. Hal ini seperti yang dimandatkan dalam Peraturan Presiden no. 67 tahun 2021.
“Kita sudah melakukan penanggulangan penyakit TB lintas sektor, seperti melibatkan sektor kesehatan dan sektor lainnya hingga sampai ke kelurahan dengan di bentuknya kelurahan siaga TB, “ kata Evawestari.
Untuk mencegah penularan penyakit TB, diharapkan kepada masyarakat ketika mengalami gejala TB seperti batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih, kemudian sesak napas, berkeringat pada malam hari, disertai nafsu makan menurun maka silahkan memeriksakan diri ke layanan kesehatan. Selain itu melakukan etika batuk, tidak buang dahak sembarangan, ketika batuk atau bersin tutuplah mulut dengan tisu/masker/saputangan.
Hal lain yang perlu diperhatikan, kata Eva, lingkungan yang bersih dan rumah yang memiliki ventilasi yang cukup serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Khusus untuk anak dan bayi bisa dilakukan dengan memberikan imunisasi BCG di posyandu. Mari cegah penularan TB, TB bisa di cegah dan bisa disembuhkan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....