Kader Kesehatan Padang Panjang Didorong Jadi Agen Perubahan
- 31 Agt 2026 16:32 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang terus memperkuat kapasitas kader kesehatan agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Kader Kesehatan yang digelar di Aula UPTD Puskesmas Kebun Sikolos, Senin, 31 Agustus 2026.
Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan edukasi serta mendorong masyarakat melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit. Kegiatan diikuti kader kesehatan dari berbagai wilayah di Kota Padang Panjang.
Ketua Posyandu Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, yang menjadi salah satu narasumber, menyampaikan materi mengenai peran ibu dan keluarga dalam pencegahan serta pengendalian penyakit menular dan penyakit tidak menular (PTM). Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Widrayeni.
Maria mengatakan, peningkatan kompetensi kader merupakan langkah strategis untuk mendukung keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di masyarakat. Kader dinilai memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan keluarga.
“Kader diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar. Tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat,” ujarnya.
Menurutnya, kader merupakan salah satu ujung tombak dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, kader perlu memiliki pengetahuan yang memadai agar edukasi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan secara tepat.
“Peningkatan kompetensi kader sangat penting agar kader semakin percaya diri, memiliki pengetahuan yang memadai, dan mampu memberikan edukasi kesehatan yang benar kepada masyarakat. Kader merupakan bagian penting dalam mendukung berbagai upaya pencegahan penyakit, baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular,” katanya.
Maria juga mendorong kader untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, terutama dalam mengenali faktor risiko penyakit dan memberikan edukasi kepada keluarga. Kader juga diharapkan aktif mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Widrayeni berharap pelatihan dapat meningkatkan pemahaman kader terhadap berbagai persoalan kesehatan yang berkembang di masyarakat. Dengan pengetahuan yang diperoleh, kader diharapkan mampu menyampaikan informasi secara tepat serta melakukan pendekatan kepada keluarga dan masyarakat.
Menurut Widrayeni, kader yang memiliki kompetensi dan aktif di tengah masyarakat akan memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan. “Peran tersebut semakin penting dalam menghadapi penyakit menular maupun penyakit tidak menular yang membutuhkan keterlibatan masyarakat,” ujarnya.
Melalui peningkatan kapasitas kader kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang berharap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat berjalan lebih efektif. Kader yang kompeten diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....