Dampak Buruk Pola Asuh Otoriter terhadap Percaya Diri Anak

  • 21 Jun 2026 14:29 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pola asuh yang terlalu kaku dan menuntut kepatuhan mutlak kini masih banyak diterapkan oleh sebagian orang tua. Gaya mendidik yang otoriter ini cenderung mengabaikan hak anak untuk mengekspresikan perasaan serta pendapat mereka sendiri.

Menurut Psychology Today, tekanan emosional yang terlalu tinggi dari lingkungan keluarga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental anak. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kekangan akan merasa selalu diawasi secara ketat setiap hari kita.

Kondisi psikologis yang tertekan ini lambat laun akan mengikis rasa percaya diri yang dimiliki oleh sang anak. Mereka menjadi takut untuk mengambil keputusan sendiri karena selalu dibayangi oleh rasa takut akan sebuah kesalahan.

Fenomena ini juga membuat anak kesulitan dalam mengembangkan potensi terbaik yang ada di dalam diri mereka sendiri. Akibatnya anak cenderung menjadi pribadi yang pasif dan selalu bergantung pada keputusan orang lain saat dewasa.

Selain merusak kepercayaan diri, pola asuh kaku ini juga bisa memicu timbulnya gangguan kecemasan yang akut. Anak yang sering dimarahi secara berlebihan akan tumbuh menjadi sosok yang selalu merasa rendah diri dalam pergaulan.

Oleh karena itu para orang tua sangat disarankan untuk mengubah gaya komunikasi menjadi lebih demokratis dan terbuka. Berikan kesempatan kepada anak untuk belajar dari kesalahan mereka tanpa perlu memberikan hukuman fisik yang berat.

Membangun hubungan yang harmonis dan penuh kasih sayang merupakan kunci utama dalam membentuk karakter anak yang tangguh. Dukungan positif dari orang tua akan membimbing anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, cerdas, dan bahagia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....