Waspada Petir untuk Menghindari Risiko Sambaran
- 21 Apr 2026 11:47 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Hujan disertai petir masih kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia, terutama pada masa peralihan musim. Fenomena ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat badai petir terjadi. Saat muncul petir, masyarakat disarankan segera masuk ke dalam bangunan yang aman dan menghindari area terbuka.
Berada di tempat terbuka seperti lapangan, pantai, atau area persawahan sangat berisiko karena petir cenderung menyambar objek tertinggi di sekitarnya. Karena itu, masyarakat juga diminta menjauhi pohon, tiang listrik, dan menara.
“Segera masuk ke bangunan yang aman dan hindari area terbuka saat terjadi petir,” imbau BMKG. Langkah sederhana ini dinilai menjadi cara paling penting untuk meminimalkan risiko sambaran petir.
Selain itu, air dan logam merupakan penghantar listrik yang baik sehingga harus dihindari saat petir terjadi. Aktivitas seperti mandi, mencuci, atau berada di dekat sumber air sebaiknya ditunda sementara waktu.
“Hindari kontak dengan air dan benda yang dapat menghantarkan listrik selama terjadi petir,” demikian imbauan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Di dalam rumah, masyarakat juga disarankan mencabut peralatan elektronik dari sumber listrik untuk menghindari lonjakan arus.
Jika berada di luar ruangan tanpa tempat berlindung, masyarakat dianjurkan mengambil posisi jongkok dengan kaki rapat dan meminimalkan kontak dengan tanah. Kewaspadaan, pengetahuan, dan tindakan yang tepat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bahaya sambaran petir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....