Tim Pengabdi UNP Dampingi Mahasiswa Tata Rias dan Kecantikan Percepat Kelulusan
- 21 Sep 2026 12:04 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Mahasiswa tingkat akhir yang terlambat menyelesaikan studi menjadi persoalan yang kerap dijumpai di kampus. Menindaklanjuti persoalan tersebut, Tim Pengabdian Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Program Pendampingan Intensif Percepatan Penyelesaian Skripsi untuk Meningkatkan Angka Kelulusan Tepat Waktu pada Mahasiswa Departemen Tata Rias dan Kecantikan.
Ketua Tim Pengabdian, Indra Saputra, S.Pd., M.Pd. mengatakan, masih ditemukannya mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan studi, menunjukkan perlunya pendampingan akademik yang lebih terstruktur untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tugas akhir secara lebih terarah. Oleh karena itu, dilaksanakan pendampingan yang melibatkan 35 mahasiswa Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan (FPP) UNP, yang sedang berada pada tahap penyelesaian studi.
Indra menjelaskan bahwa program tidak hanya diarahkan pada penyelesaian dokumen tugas akhir, tetapi juga pada penguatan kompetensi mahasiswa dalam melakukan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah. “Kami ingin mahasiswa tidak sekadar mengejar penyelesaian studi, tetapi juga memiliki kemampuan dalam metodologi penelitian, analisis data, dan penulisan ilmiah. Karena itu, pendampingan dilakukan sesuai dengan tahapan dan kebutuhan masing-masing mahasiswa hingga mereka dapat menyelesaikan studinya,” ujar Indra, Senin, 21 September 2026.
Kegiatan diawali dengan perencanaan dan koordinasi bersama pengelola departemen/program studi serta dosen pembimbing mahasiswa. Koordinasi dilakukan untuk memetakan perkembangan penyelesaian studi peserta sekaligus menyelaraskan kegiatan pendampingan dengan proses bimbingan akademik yang telah berjalan.
Pelatihan intensif kemudian dilaksanakan pada 20, 22, dan 24 Juli 2026 di Labor ER1 Departemen Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP. Kegiatan dirancang secara bertahap sesuai kebutuhan mahasiswa dalam menyelesaikan penelitian dan karya ilmiah.
Pada hari pertama, mahasiswa mendapatkan penguatan dari narasumber Dr. M. Affandi Arianto, S.Pd., M.Pd. terkait penyusunan Introduction, Literature Review, dan Method, termasuk membangun research gap, menyusun kajian pustaka, menentukan metode penelitian, mengembangkan instrumen, serta merancang strategi pengumpulan data. Sesi selanjutnya diisi oleh Dr. Reflianto, S.T., M.Pd. yang fokus membekali mahasiswa dalam Menyusun instrumen penelitian. Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan narasumber Indra Saputra, M.Pd. yang fokus pada penguatan kemampuan analisis data serta penyusunan Results, Discussion, dan Conclusion. Mahasiswa dibimbing dalam mengolah dan menginterpretasikan data serta menghubungkan temuan penelitian dengan teori dan penelitian terdahulu.

Hari ketiga difokuskan pada strategi publikasi ilmiah, terutama bagi mahasiswa yang memilih jalur artikel sebagai penyelesaian studi. Peserta memperoleh pendampingan dalam memilih jurnal terakreditasi SINTA 3 yang sesuai dengan bidang penelitian, menyesuaikan manuskrip dengan author guidelines dan template jurnal, melakukan registrasi dan submission melalui OJS, hingga memahami mekanisme komunikasi dengan editor dan merespons hasil review.
Program ini mengakomodasi dua jalur penyelesaian studi yang ditempuh mahasiswa, yaitu jalur skripsi dan jalur publikasi artikel ilmiah pada jurnal SINTA 3 sebagai pengganti skripsi. Dengan demikian, pendampingan diberikan secara fleksibel sesuai perkembangan akademik masing-masing peserta.
Indra Saputra menyebut, hasil monitoring hingga 20 September 2026 menunjukkan perkembangan yang positif. Dari 35 mahasiswa peserta, sebanyak 15 mahasiswa menempuh jalur skripsi dan 20 mahasiswa menempuh jalur artikel.
“Pada jalur skripsi, tujuh mahasiswa telah mencapai tahap komprehensif/ujian akhir, dua mahasiswa telah melaksanakan seminar proposal, Kemudian empat mahasiswa sedang menyelesaikan BAB IV–V, dan dua mahasiswa sedang menyusun BAB I–III,” tuturnya.

Capaian juga terlihat pada jalur artikel. Dari 20 mahasiswa pada jalur tersebut, 15 mahasiswa telah berhasil menerbitkan artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 3, tiga mahasiswa telah melakukan submission dan sedang menjalani proses review, sedangkan dua mahasiswa lainnya sedang menyelesaikan manuskrip untuk segera disubmit.
Menurut tim pengabdian, capaian tersebut bukan merupakan akhir program. Pendampingan tetap dilanjutkan setelah tiga hari pelatihan melalui konsultasi individual maupun pendampingan kelompok menggunakan WhatsApp Group. Pola pendampingan berkelanjutan ini memungkinkan mahasiswa berkonsultasi mengenai kendala yang dihadapi pada setiap tahapan penyelesaian studi. Mekanisme forum komunikasi daring tersebut juga merupakan bagian dari rancangan keberlanjutan program.

Program ini turut mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education melalui penguatan dukungan akademik bagi mahasiswa agar mampu menyelesaikan pendidikan tinggi secara lebih efektif. Selain itu, percepatan penyelesaian studi juga berkaitan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth, karena kelulusan yang lebih tepat waktu dapat mempercepat transisi lulusan memasuki dunia kerja.
Tim pengabdian berkomitmen melanjutkan pendampingan hingga seluruh peserta mencapai target penyelesaian studi melalui jalur masing-masing. Program ini diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa menyelesaikan tugas akhir, tetapi juga dapat menjadi praktik pendampingan akademik yang lebih sistematis dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan angka kelulusan tepat waktu di lingkungan Departemen Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....