UNP Gelar Pelatihan Matematika Ceria Berbasis Teknologi bagi Guru SD
- 29 Agt 2026 10:31 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Matematika Ceria Berbasis Teknologi untuk Guru SD Pembangunan Laboratorium UNP sebagai Penguatan Pedagogik dan Kesiapan Tes Kompetensi Akademik Siswa”. Kegiatan dimulai pada Sabtu 29 Agustus 2026, dan dilaksanakan secara bertahap hingga November 2026.
Program ini diketuai oleh Prof. Syafri Ahmad, Ph.D., dengan anggota Dr. Khairi Budayawan, S.Pd., M.Kom.; Dr. Etmi Hardi, M.Hum.; Masniladevi, S.Pd., M.Pd.; dan Dr. Andromeda, M.Si. Kegiatan juga melibatkan tiga mahasiswa, yaitu Arista Dwi Anggraini, Dessy Mutia, dan Nabila Istiqomah, serta Yasmadewi, S.Pd. dari SD Pembangunan Laboratorium UNP sebagai anggota mitra.
Prof. Syafri Ahmad menjelaskan, pelatihan dirancang untuk membantu guru mengembangkan pembelajaran matematika yang menyenangkan, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. Teknologi digunakan untuk memvisualisasikan konsep, menyediakan latihan yang bervariasi, serta memberikan umpan balik terhadap proses belajar siswa.
“Pembelajaran matematika perlu membantu siswa memahami cara berpikir dan proses penyelesaian masalah. Melalui kegiatan ini, guru akan berlatih merancang pembelajaran yang ceria, tetapi tetap memiliki tujuan akademik dan indikator pencapaian yang jelas,” katanya.
Prof. Syafri Ahmad juga mengapresiasi UNP yang terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Dukungan tersebut memungkinkan tim melaksanakan pelatihan dan pendampingan secara bertahap bersama guru SD Pembangunan Laboratorium UNP hingga November 2026.
Ia menambahkan bahwa pelatihan tidak diarahkan pada latihan soal semata. Penguatan pemahaman konsep, penalaran, penerapan matematika dalam situasi sehari-hari, dan pembiasaan menyelesaikan masalah menjadi bagian yang disiapkan untuk mendukung kesiapan siswa menghadapi Tes Kompetensi Akademik.

Sementara itu, Kepala SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd. menyampaikan bahwa guru membutuhkan kegiatan yang memberikan contoh pembelajaran dan perangkat yang dapat langsung digunakan di kelas. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, serta sarana yang tersedia di sekolah.
“Kami berharap pelatihan ini menghasilkan contoh kegiatan, media, dan bentuk asesmen yang dapat diterapkan oleh guru. Guru juga dapat mendiskusikan kendala yang dijumpai di kelas dan memperbaiki rancangan pembelajaran melalui pendampingan selama program berlangsung,” ujarnya.
Materi dan pendampingan dalam kegiatan ini melibatkan seluruh anggota tim. Kompetensi tim berasal dari bidang pendidikan dasar, matematika, teknologi pembelajaran, ilmu sosial, dan sains. Pelaksanaan program juga diperkuat oleh tiga pemateri tambahan, yaitu Murni Hasibuan, S.Pd. dari SD Telkom Padang, Robi Rahman, M.Pd. dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatera Barat, serta Dr. Ary Kiswanto Kenedi, M.Pd. dari Universitas Samudra.
Rangkaian kegiatan hingga November 2026 mencakup penyampaian materi, praktik penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika, penyusunan perangkat dan media pembelajaran, simulasi pelaksanaan di kelas, serta pendampingan dan evaluasi. Guru diarahkan untuk menghasilkan rancangan pembelajaran matematika yang memuat tujuan, aktivitas siswa, penggunaan media teknologi, latihan penalaran, dan asesmen hasil belajar.
Mahasiswa yang tergabung dalam tim membantu persiapan kegiatan, pendampingan peserta, dokumentasi, serta pengumpulan data pelaksanaan program. Keterlibatan mahasiswa juga memberikan pengalaman dalam mengamati proses pembelajaran, berkomunikasi dengan guru, dan mendukung pelaksanaan kegiatan akademik di sekolah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....