Komunitas Astronomi Sumbar Jajaki Potensi Astrowisata di Pulau Cubadak
- 28 Agt 2026 14:12 WIB
- Padang
Poin Utama
- Komunitas Astronomi Sumbar mengadakan peninjauan potensi astrowisata, observasi benda langit, dan astrofotografi di Pulau Cubadak, Kawasan Mandeh.
- Pulau Cubadak (khususnya Cubadak Beach) berpotensi besar untuk astrowisata karena memiliki tingkat polusi cahaya rendah.
- Diperlukan pengamatan susulan saat cuaca mendukung dan kajian mendalam untuk menentukan titik pengamatan yang paling optimal.
RRI.CO.ID, Padang - Pulau Cubadak di Kawasan Mandeh Sumatera Barat baru saja menjadi sasaran peninjauan potensi astrowisata oleh Komunitas Astronomi Sumbar. Kegiatan eksplorasi keindahan langit malam pesisir ini berlangsung selama dua hari penuh pada tanggal 14 sampai 15 Agustus 2026 yang lalu.
Komunitas Astronomi Sumbar sengaja menggelar aksi ini demi memajukan edukasi serta literasi ilmu antariksa bagi masyarakat luas. Pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan dan kegiatan observasi bintang menjadi fokus utama dalam agenda peninjauan tersebut.
Tim ahli dari komunitas tersebut sebenarnya sudah menyiapkan perangkat kamera untuk memotret keindahan malam secara langsung di tepi pantai. Sayangnya hujan deras disertai badai angin memaksa seluruh anggota tim menunda pengamatan benda langit pada malam itu.
Meski cuaca kurang bersahabat hasil penelaahan awal membuktikan area Cubadak Beach menyimpan pesona antariksa yang amat memukau. Informasi data kualitas langit dari situs Light Pollution Map menunjukkan angka kegelapan yang sangat menjanjikan.
Kawasan pesisir pantai ini tercatat berada pada skala Bortle 3,9 dengan tingkat kerapatan cahaya sangat rendah. Nilai Sky Quality Meter atau SQM lokasi tersebut menyentuh angka 21,72 menurut data resmi situs tersebut.
Kondisi atmosfer ideal di pulau ini menjamin kemunculan bentangan mengagumkan Galaksi Bima Sakti dengan sangat jelas. Keunggulan visual alami tersebut menjadikan kawasan Pulau Cubadak amat potensial sebagai destinasi utama para pecinta astronomi.
Hadi yang merupakan anggota Astronomi Sumbar membeberkan catatan penting terkait temuan kondisi pencahayaan di lapangan pengamatan. Deretan kapal bagan yang berlabuh di sebelah timur pulau ternyata memancarkan sinar lampu yang cukup terang.
Pendaran cahaya dari lampu kapal penangkap ikan tersebut otomatis menjadi sumber polusi cahaya lokal yang cukup mengganggu. Pengelola kawasan wajib mengantisipasi gangguan pendaran lampu ini demi kenyamanan kegiatan pemotretan pemandangan langit malam kawasan.
Pengamatan susulan saat langit cerah sangat dibutuhkan untuk menentukan titik observasi paling optimal di area pulau. Kajian mendalam mengenai dampaknya terhadap kejernihan langit harus terus dilanjutkan oleh para peneliti secara berkala.
Secara keseluruhan kawasan wisata bahari ini memiliki peluang sangat besar sebagai pusat riset serta astrowisata edukatif. Pulau Cubadak siap menyuguhkan pemandangan menakjubkan bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan alam semesta malam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....