Fenomena Gerhana Matahari dan Bulan

  • 26 Jul 2026 13:54 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Gerhana terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan sejajar. Gerhana matahari terjadi saat bulan menutupi matahari, sementara gerhana bulan saat bumi menutupi bulan.

Fenomena ini bisa diamati dari bumi dalam bentuk cahaya yang redup atau bulatan gelap di langit. Intensitas gerhana tergantung posisi pengamat.

Gerhana matahari penuh sangat langka karena hanya terlihat di jalur sempit bumi. Sebagian besar wilayah hanya melihat gerhana sebagian.

Gerhana bulan lebih sering terlihat karena bumi menutupi bulan sepenuhnya. Bulan terlihat kemerahan karena cahaya matahari yang dibiaskan atmosfer bumi.

Fenomena ini telah diamati manusia sejak ribuan tahun lalu. Banyak budaya mengaitkan gerhana dengan mitos atau kepercayaan spiritual.

Ilmu astronomi modern menjelaskan gerhana dengan presisi tinggi. Posisi orbit bulan dan bumi memungkinkan perhitungan tanggal gerhana puluhan tahun ke depan.

Gerhana adalah contoh interaksi kosmik yang menakjubkan. Fenomena ini memadukan sains dan keindahan alam langit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....