Unand Perkuat Kurikulum Teknologi Pertanian Hadapi Tantangan Dunia Kerja

  • 10 Jul 2026 01:28 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Universitas Andalas (Unand) menjadi tuan rumah Seminar Nasional dan Rapat Kerja Tengah Tahun Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT-TPI) Tahun 2026 di Convention Hall Kampus Limau Manis, Rabu, 8 Juli 3026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 Unand tersebut diikuti pimpinan fakultas, akademisi, praktisi, serta pemangku kepentingan pendidikan tinggi teknologi pertanian dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Seminar nasional mengusung tema "Penguatan Kurikulum dan Akreditasi Teknologi Pertanian untuk Mendukung Kesiapan Lulusan di Dunia Kerja" dan diikuti sekitar 115 peserta. Rangkaian acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja Tengah Tahun FKPT-TPI, final Lomba Inovasi Teknologi Pertanian yang diikuti 92 peserta, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional di Kecamatan Tilatang Kamang yang disinergikan dengan Program Equity LPDP.

Rektor Unand, Efa Yonnedi mengatakan tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pendidikan tinggi saat ini, seiring pesatnya perkembangan teknologi, transformasi digital, kecerdasan buatan, dan perubahan kebutuhan dunia kerja. Kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi terus memperbarui kurikulum agar mampu menghasilkan lulusan yang adaptif dan siap menghadapi perubahan.

"Kurikulum tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, memiliki kompetensi multidisiplin, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi, serta mampu bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata di masyarakat dan industri," ucapnya.

Rektor Unand berharap seminar dan rapat kerja tersebut mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan oleh seluruh anggota FKPT-TPI. Selain itu, forum ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarpenguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan teknologi pertanian di Indonesia.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Unand, Prof. Alfi Asben, mengatakan seminar nasional dan rapat kerja tengah tahun menjadi moment strategis untuk memperkuat sinergi antarpenyelenggara pendidikan teknologi pertanian. Pembahasan mengenai kurikulum dan akreditasi menjadi penting karena perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja terus mengalami perubahan.

"Melalui forum ini diharapkan lahir penguatan kurikulum yang mampu memenuhi berbagai kriteria akreditasi sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja. Berbagai isu tersebut akan dibahas secara mendalam bersama para narasumber sehingga dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi setiap perguruan tinggi," ujarnya.

Disamping itu, Ketua FKPT-TPI, Yusuf Hendrawan, menambahkan seminar nasional menjadi wadah berbagi pengetahuan, memperluas wawasan peserta, sekaligus mendorong inovasi mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi antarkampus. Rapat kerja juga difokuskan pada penguatan kerja sama nyata, pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), serta pengembangan program seperti double degree, summer course, dan visiting lecturer guna meningkatkan kualitas pendidikan teknologi pertanian di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....