Dosen Unand Bawa Teknologi Ramah Lingkungan ke Belanda
- 15 Jun 2026 13:28 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional melalui kontribusi riset dosennya dalam bidang teknologi pengolahan air limbah. Dosen Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Unand, Zulkarnaini mempresentasikan hasil penelitiannya pada IWA Nutrient Removal and Recovery Conference (NRR2026) yang berlangsung di Delft University of Technology, Belanda, pada 17 hingga 21 Mei lalu
Konferensi yang diselenggarakan International Water Association (IWA) tersebut menjadi ajang pertemuan para akademisi, peneliti, praktisi industri, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara. Melalui tema “From Curiosity-Driven Research to Disruptive Innovations”, forum ini membahas perkembangan terbaru teknologi pengolahan air limbah dan ekonomi sirkular.
Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Unand, Zulkarnaini menjelaskan penelitian yang dipresentasikannya berfokus pada teknologi anammox atau anaerobic ammonium oxidation untuk menghilangkan senyawa nitrogen dari air limbah. Teknologi biologis tersebut memanfaatkan bakteri khusus yang mampu bekerja dengan kebutuhan energi lebih rendah dibandingkan metode pengolahan konvensional.
“Partisipasi dalam konferensi ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa riset yang dikembangkan di Unand mampu berkontribusi dalam diskusi ilmiah global mengenai masa depan pengolahan air limbah yang lebih berkelanjutan,” ucapnya, Senin, 15 Juni 2026.
Ia menambahkan pengembangan riset anammox telah dimulai sejak menempuh pendidikan doktoral di Kanazawa University, Jepang. Setelah kembali ke Indonesia, penelitian itu terus dikembangkan di Unand melalui eksplorasi berbagai sumber mikroorganisme lokal yang berpotensi mengandung bakteri anammox.
“Melalui penelitian berkelanjutan, tim kami berhasil melakukan eksplorasi, pengayaan, hingga kultivasi bakteri anammox dari berbagai lingkungan alami di Indonesia. Pencapaian ini penting karena bakteri anammox memiliki laju pertumbuhan yang sangat lambat dan dikenal sulit untuk dikultivasi,” ujarnya.
Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Unand, Zulkarnaini menambahkan, berbagai inovasi kemudian dihasilkan, mulai dari pemanfaatan material lokal sebagai media pembentuk biofilm hingga pengembangan reaktor anammox yang sesuai dengan kondisi tropis Indonesia. "Saat ini, Unand bersama BRIN tengah mengembangkan sistem pengolahan air limbah berbasis kombinasi teknologi anammox dan pemulihan struvite untuk limbah industri tahu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, guna mengurangi pencemaran sekaligus menghasilkan bahan baku pupuk bernilai ekonomi, dengan dukungan pendanaan LPDP melalui Program EQUITY Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....