Pasaman Barat Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar Lokasi Prioritas SNT 2026

  • 11 Jun 2026 12:39 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan Kabupaten Pasaman Barat sebagai lokasi prioritas Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) tahun 2026. Kabupaten tersebut menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat (Sumbar) yang masuk dalam daftar pelaksana program pendidikan unggulan tersebut.

Penetapan itu tertuang dalam surat resmi Kemendikdasmen kepada Bupati Pasaman Barat, Yulianto. Sebelumnya, lokasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah melalui proses asesmen dan verifikasi lapangan oleh tim kementerian dan dinyatakan memenuhi syarat sebagai lokasi prioritas.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyambut baik keputusan tersebut dan menyatakan kesiapan daerahnya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program SNT. Menurutnya, program tersebut menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Pasaman Barat.

"Ini peluang besar bagi Pasaman Barat. Kami siap menyelaraskan seluruh aspek teknis dan administratif, mulai dari kesiapan lahan hingga dukungan anggaran daerah, agar SNT bisa segera terealisasi di sini," ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia mengatakan, kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda tanpa harus meninggalkan daerah asal. "Kami ingin anak-anak Pasaman Barat memperoleh pendidikan unggul dengan fasilitas yang memadai. SNT diharapkan menjadi pusat pendidikan modern yang tetap berakar pada budaya lokal dan nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan model pendidikan yang mengombinasikan kurikulum nasional dengan pendekatan pendidikan unggulan. Selain kompetensi akademik, peserta didik juga akan mendapatkan penguatan karakter, kepemimpinan, penguasaan teknologi, kemampuan berbahasa asing, serta pendidikan keagamaan secara komprehensif.

Meski mengadopsi berbagai pendekatan pendidikan modern, SNT tetap menggunakan kurikulum nasional sebagai dasar pembelajaran. Seluruh peserta didik tetap mengikuti asesmen nasional dan memperoleh ijazah resmi yang diakui negara.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen sebelumnya telah melakukan asesmen terhadap lokasi yang diusulkan Pemkab Pasaman Barat. Hasil asesmen menunjukkan lokasi tersebut memenuhi sejumlah indikator awal pengembangan SNT.

Namun demikian, pemerintah pusat masih akan melakukan konfirmasi terhadap beberapa aspek, seperti kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, serta pemenuhan persyaratan teknis dan administratif sebelum menetapkan lokasi definitif pembangunan sekolah. Sebagai bagian dari proses tersebut, Kemendikdasmen mengundang Bupati Pasaman Barat bersama Kepala Bappelitbangda dan Kepala Dinas Pendidikan untuk mengikuti rapat koordinasi yang berlangsung pada 10 hingga 12 Juni 2026 di Kabupaten Tangerang, Banten.

Yulianto menegaskan, masuknya Pasaman Barat sebagai lokasi prioritas membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Kehadiran SNT diyakini dapat memperluas akses pendidikan unggul sekaligus menjadi pusat pengembangan pendidikan modern di Sumbar.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat selama ini terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan pendidikan berbasis karakter dan teknologi. "SNT merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, berkarakter, kreatif, dan kompetitif di tingkat global, namun tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....