Angkot Masih Jadi Andalan Warga Padang di Tengah Gempuran Transportasi Online

  • 18 Jun 2026 08:23 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Di tengah perkembangan transportasi berbasis aplikasi, angkutan kota (angkot) masih menjadi pilihan sebagian masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari di Kota Padang. Keberadaan angkot dinilai tetap dibutuhkan, terutama untuk mengakses kawasan Pasar Raya yang menjadi pusat perdagangan dan aktivitas warga.

Salah seorang penumpang angkot, Fina mengaku masih menggunakan angkot untuk berbagai keperluan, termasuk berbelanja ke Pasar Raya. Menurutnya, angkot menjadi alternatif yang praktis saat kondisi lalu lintas padat.

“Kalau bawa barang belanjaan lebih enak pakai angkot. Selain itu, kadang kalau sore itu malas bawa motor, macet jadi mendingan naik angkot,” kata Fina saat ditemui di kawasan Pasar Raya, Rabu, 17 Juni 2026

Fina menilai angkot masih memiliki peran penting bagi masyarakat yang tidak selalu mengandalkan kendaraan pribadi. Selain itu, tidak semua warga merasa nyaman menggunakan layanan transportasi berbasis aplikasi.

“Kami yang sudah agak tua ini kadang tidak punya aplikasi-aplikasi begitu. Kadang pun kalau punya, ribet, nunggunya lama. Kalau ada angkot dari pasar langsung naik,” ujarnya.

Agen angkot trayek Indarung, David, juga menilai masyarakat masih membutuhkan layanan angkot saat beraktivitas di Pasar Raya. Ia mengatakan sebagian besar penumpang memanfaatkan angkot untuk pergi dan pulang setelah berbelanja.

“Masalahnya orang kan butuh belanja di pasar dengan brang belanjaan. Kalau pakai angkutan lain yang lebih murah tidak boleh membawa barang. Jadi angkot itu masih dibutuhkan masyarakat,” ujar David.

Terkait rencana pembangunan terminal angkot, Fina menyambut baik langkah Pemerintah Kota Padang dalam menata kawasan Pasar Raya. Namun, mereka berharap lokasi terminal tetap berada dekat dengan pusat perdagangan agar memudahkan masyarakat yang datang berbelanja.

“Baguslah kalau ada pembangunan terminal angkot lagi, tapi jangan jauh-jauh. Pasarnya di sini, kalau terminalnya jauh kan tidak mungkin, bagusnya dekat-dekat sini seperti dulu,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....