Olahan Laut Inovatif, Dongkrak Ekonomi Keluarga Nelayan Padang
- 20 Agt 2026 08:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Kawasan pesisir Ulak Karang Selatan, Kota Padang memiliki potensi hasil laut yang melimpah, tetapi belum sepenuhnya meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan. Fluktuasi harga dan pengolahan hasil tangkapan yang masih sederhana membuat pendapatan nelayan dan keluarganya belum stabil.
Melihat kondisi tersebut, tim Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) Padang memberikan pendampingan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunda Saiyo Kecamatan Padang Utara Kota Padang. Program tersebut didanai DPPM Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026 itu diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan laut.
Ketua Tim PMP Yeyep Natrio mengatakan, pengolahan ikan kering secara tradisional memiliki keterbatasan dari sisi daya simpan dan nilai jual. "Karena itu, kami mendorong penggunaan teknologi tepat guna agar hasil laut dapat diolah menjadi produk yang lebih tahan lama, higienis, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi," ucapnya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Melalui program tersebut kata Yeyep, KUB Bunda Saiyo mendapatkan dukungan peralatan berupa food processor, spinner peniris minyak, dan vacuum sealer. Peralatan itu dimanfaatkan untuk menghasilkan sejumlah produk seperti Dimsum Ikan, Nugget Ikan Sayur, dan Abon Ikan yang menyasar kebutuhan pasar modern.
Ia menyebutkan pendampingan UPERTIS Padang juga mencakup strategi Health Promotion Branding untuk memperkuat pemasaran produk. Olahan hasil laut diperkenalkan sebagai pangan lokal sumber protein hewani dan omega-3, sekaligus dipromosikan melalui pelatihan copywriting dan pemasaran digital di media sosial.
"Program ini melibatkan sejumlah tenaga dari berbagai bidang untuk memperkuat pengelolaan usaha, gizi, serta higiene sanitasi produk. Selain itu, dua mahasiswa UPERTIS Padang atas nama Fahira Dwi Atifania dan Dwi Septin Kurnia, juga mendapatkan pengalaman praktik langsung melalui kegiatan tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KUB Bunda Saiyo Ismaida menyebutkan pendampingan UPERTIS Padang memberikan peluang baru bagi kelompoknya untuk mengembangkan usaha. "Kami berharap inovasi pengolahan dan pemasaran ini dapat menggerakkan kembali usaha kelompok serta meningkatkan pendapatan keluarga nelayan di pesisir Padang," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....