RPN & PLN Sumbar Kembangkan Program Satu Rumah Satu Kolam di Padang

  • 05 Jul 2026 01:05 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Rangkiang Peduli Negeri (RPN) Sumatera Barat bersama PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan. Kedua pihak berencana meluncurkan Program Satu Rumah Satu Kolam pada Agustus 2026 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis budidaya ikan.

Kepala Marketing RPN Sumatera Barat, Danna Kurnia, mengatakan peluncuran program akan dipusatkan di kawasan Anak Aia, Kota Padang. Pada tahap awal, program tersebut akan melibatkan lima kepala keluarga sebagai penerima manfaat.

Danna menyampaikan Program Satu Rumah Satu Kolam merupakan pengembangan dari budidaya kolam lele yang sebelumnya telah dijalankan oleh RPN Sumatera Barat. Keberhasilan program tersebut menjadi dasar bagi perluasan manfaat melalui kolaborasi dengan PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat.

"Dukungan dari PLN diberikan setelah melihat perkembangan positif budidaya ikan yang telah dilaksanakan RPN Sumatera Barat. Melalui kolaborasi tersebut, setiap rumah penerima manfaat diharapkan memiliki satu kolam ikan yang mampu menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga," ucapnya, Jumat, 3 Juli 2026.

Pada tahun pertama pelaksanaan kata Danna, program akan difokuskan pada pembesaran ikan serta pemasaran hasil panen kepada masyarakat. Sementara itu, kebutuhan bibit ikan masih dipenuhi melalui pembelian dari pihak luar agar proses budidaya dapat berjalan secara optimal.

Danna menambahkan, RPN Sumatera Barat menargetkan pada tahun 2027 program ini sudah mampu memproduksi bibit ikan dan pakan secara mandiri. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya ikan masyarakat.

"Melalui Program Satu Rumah Satu Kolam, RPN Sumatera Barat berharap lahir model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berbasis perikanan dan berkelanjutan. Muaranya, program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjadi contoh pengembangan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah di Sumatera Barat," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....