Permintaan Santan di Padang Meningkat Tajam Selama Libur Panjang Iduladha 2026

  • 30 Mei 2026 03:16 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Pasca perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, pedagang santan di Pasar Raya Padang diserbu pembeli. Permintaan santan meningkat tajam seiring tingginya aktivitas memasak randang dan berbagai olahan daging kurban lainnya di tengah masyarakat.

Seorang pedagang santan di Pasar Raya Padang, Misna, pada Jum'at 29 Mei 2026 mengatakan, momen hari besar keagamaan seperti Iduladha selalu membawa berkah bagi para pedagang santan. Sebab, masyarakat Sumatera Barat khususnya Kota Padang, identik memasak randang saat Iduladha.

Menurut Misna, tingginya kebutuhan santan membuat penjualan meningkat signifikan sejak 27 Mei lalu. Dalam sehari, santan yang biasanya hanya terjual 50 kilogram, kini meningkat hingga mencapai 100 kilogram per hari.

Selain peningkatan permintaan kata Misna, harga santan juga ikut mengalami kenaikan. Jika pada hari biasa santan dijual 18 ribu rupiah per kilogram, saat ini naik menjadi 20 ribu rupiah per kilogram akibat stok kelapa berkurang dari Pariaman.

Misna menyebutkan, pembeli tidak hanya berasal dari rumah tangga, namun juga pedagang rumah makan dan usaha katering yang mengolah daging kurban menjadi randang. Kondisi tersebut membuat aktivitas jual beli santan di Pasar Raya Padang terasa lebih ramai dibandingkan di hari biasa.

"Alhamdulillah sekarang ramai. Moment Iduladha ini, satu orang ada memberi 2Kg hingga 5 Kg santan, sementara di hari biasa banyak yang membeli seperempat kilogram santan," ucapnya.

Misna memprediksi permintaan santan masih terus meningkat hingga akhir masa libur panjang Iduladha pada 1 Juni mendatang. Diharapkan pasokan kelapa dari daerah penghasil kembali lancer, agar harga santan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....