Kemandirian Pelaku UMKM Dinilai Jadi Modal Penguatan Ekonomi Daerah
- 24 Mei 2026 14:36 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Penguatan nilai kemandirian dan inovasi dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan global dan perkembangan digitalisasi. Kondisi tersebut dinilai mampu memperkuat daya saing pelaku usaha sekaligus membuka peluang lahirnya wirausaha baru.
Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Padang, Mia Ayu Gusti mengatakan, kemandirian yang tumbuh di masyarakat dapat mendorong lahirnya inovasi dan penguatan usaha. Selain itu, kondisi tersebut juga mampu menciptakan wirausaha baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, inovasi berbasis digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah maupun nasional. Dengan dukungan inovasi dan kreativitas, pelaku usaha dapat mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai tambah lebih tinggi.
“Nilai persatuan, kemandirian, dan kolaborasi menjadi modal sosial yang mempengaruhi perilaku ekonomi masyarakat. Dengan nilai-nilai itu, pelaku usaha akan lebih mampu menciptakan inovasi dan memperkuat daya saing ekonomi,” kata Mia Ayu, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia mencontohkan perkembangan produk rendang di Sumatera Barat yang sebelumnya hanya dikenal sebagai makanan daerah. Kini, rendang telah berkembang menjadi produk unggulan UMKM dan oleh-oleh yang dipasarkan secara luas hingga ke berbagai daerah.
Selain itu, Mia Ayu menilai struktur ekonomi Indonesia saat ini tengah mengalami pergeseran dari sektor berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis inovasi dan digitalisasi. Pergeseran tersebut terlihat dari semakin berkembangnya sektor ekonomi kreatif, teknologi, jasa, dan perdagangan digital.
“Ekonomi kita sedang mengalami transisi dari sektor primer menuju sektor berbasis inovasi dan digitalisasi. Kondisi ini harus dimanfaatkan agar bonus demografi menjadi peluang untuk melahirkan lebih banyak wirausaha muda,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....