Pemerintah Daerah Harus Fokus Bantu UMKM Pascabencana
- 21 Jan 2026 13:14 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Lebih dari 11 ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak bencana hidrometeorologi. Pemerintah daerah diminta fokus membantu UMKM bangkit pascabencana.
Pengamat Ekonomi Universitas Negeri Padang, Alpon Satrianto mengatakan, ekonomi keluarga dari UMKM sangat bergantung pada produksi. Sehingga butuh dibantu untuk dapat kembali bangkit dalam memulihkan perekonomian.
“Pemerintah Daerah harus mengambil langkah cepat dalam membantu UMKM yang terdampak. Seperti membantu perbaikan rumah produksi, memberikan bantuan permodalan, melakukan pendampingan, memperbaiki pasar yang menjadi wadah penjualan bagi UMKM, serta memberikan kredit murah dengan bunga rendah melalui perbankan dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” kata Alpon Satrianto, Rabu (14/1/2026)
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Endrizal mengatakan, dalam membantu UMKM yang terdampak, pemerintah Provinsi Sumbar menyiapkan penguatan pemulihan pelaku usaha melalui pembentukan Klinik UMKM Bangkit. Program dimaksud bertujuan untuk memperkuat pendampingan usaha di sejumlah wilayah terdampak bencana.
“Namanya klinik UMKM Bangkit. Hal yang perlu diperhatikan, satu untuk pelayanan, dua bagaimana pemasarannya, yang ketiga bagaimana proses produksinya ini, artinya alat-alat yang bisa mendukung,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah UMKM yang terdampak secara langsung tercatat sebanyak 3.411 unit. Sementara itu, UMKM yang terdampak tidak langsung mencapai sekitar 11.400 unit, dan angka tersebut masih berpotensi terus berkembang seiring proses pendataan lanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....