Strategi UMKM Meningkatkan Penjualan Melalui Pemasaran Digital

  • 20 Jul 2026 12:07 WIB
  •  Padang
Poin Utama
  • Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar.
  • Pelaku UMKM dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi guna tetap mampu bersaing di era digital.
  • Langkah pertama yang harus dimiliki pelaku UMKM adalah menghilangkan keraguan terhadap pemasaran digital dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana penjualan produk.

RRI.CO.ID, Padang - Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Agar tetap mampu bersaing, pelaku usaha dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperluas pasar.

Owner Nurul Batik, Nurul Ilmiyah, menilai langkah pertama yang harus dimiliki pelaku UMKM adalah menghilangkan keraguan terhadap pemasaran digital. “Sebelumnya saya menganggap media sosial hanya sebagai tempat hiburan dan tidak yakin mampu mendukung penjualan produknya,” ujar Nurul.

Namun setelah mengikuti berbagai pelatihan digital marketing, pandangannya berubah.

Menurut Nurul, pelaku UMKM tidak perlu langsung fokus pada penjualan melalui platform digital.

Tahap awal yang lebih penting adalah memperkenalkan produk secara konsisten melalui foto, video, maupun konten sederhana agar masyarakat mengenal merek dan usaha yang dijalankan.

“Sebaiknya para pelaku usaha aktif juga untuk menambah ilmu salah satunya mengikuti pelatihan yang diselenggarakan pemerintah maupun komunitas bisnis,” kata Nurul.

Melalui pendampingan yang diterimanya dari Dinas Koperasi, Nurul memperoleh pengetahuan mengenai strategi pemasaran digital, pembuatan konten, hingga pemanfaatan berbagai platform e-commerce. Tips berikutnya adalah berani mencoba meskipun belum menguasai seluruh fitur yang tersedia.

Nurul mengaku awalnya hanya mengunggah konten promosi tanpa menggunakan fitur penjualan. Seiring bertambahnya pengalaman, ia mulai memanfaatkan berbagai fitur digital untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Konsistensi dalam membuat konten juga menjadi salah satu faktor penting. Masyarakat saat ini lebih mudah mengenali sebuah usaha apabila produk dan aktivitasnya rutin muncul di media sosial.

Selain memanfaatkan teknologi, pelaku UMKM juga perlu memahami target pasar. Nurul Batik memilih menyasar konsumen menengah ke bawah dengan menawarkan produk yang mengikuti tren tetapi tetap memiliki harga yang terjangkau. Strategi tersebut dinilai mampu menjaga daya saing di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Pelaku UMKM juga disarankan untuk tidak hanya mengandalkan satu saluran pemasaran. Nurul Batik kini memadukan penjualan langsung di toko dengan pemasaran melalui berbagai platform digital sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa meninggalkan pelanggan lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....