Investasi di Kota Padang dalam Tren Positif

  • 29 Mei 2026 16:27 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Investasi di Kota Padang menunjukkan tren positif pada awal 2026. Realisasi investasi sepanjang Triwulan I tercatat menembus Rp643,6 miliar.

“Total realisasi investasi mencapai Rp643.629.798.126. Nilai tersebut didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp524 miliar, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sekitar Rp119 miliar,” kata Kepala DPMPTSP Kota Padang, Fauzan Ibnovi, Jumat, 29 Mei 2026.

Fauzan mengatakan, arus modal yang masuk ke Padang masih bertumpu pada sektor jasa dan layanan yang menjadi tulang punggung ekonomi perkotaan. “Jika dibedah berdasarkan sektornya, investasi di Kota Padang didominasi sektor tersier dengan kontribusi mencapai 96,24 persen dari total modal yang masuk,” katanya.

Sementara itu, sektor sekunder menyumbang 4,66 persen dan sektor primer sebesar 0,11 persen. Menurut Fauzan, investasi terbesar mengalir ke sektor konstruksi, diikuti transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, hotel dan restoran, serta berbagai sektor jasa dan perdagangan lainnya.

Dominasi sektor jasa tersebut memperlihatkan Padang tidak hanya berkembang sebagai pusat perdagangan dan layanan di Sumatra Barat. Akan tetapi juga semakin menarik bagi investasi yang menopang pertumbuhan kawasan perkotaan.

Di sisi lain, geliat ekonomi Kota Padang tidak hanya ditopang modal skala besar. Aktivitas usaha mikro dan pelaku ekonomi lokal juga menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga April 2026, DPMPTSP mencatat telah menerbitkan 1.548 Nomor Induk Berusaha (NIB), yang mayoritas berasal dari usaha mikro berisiko rendah skala perorangan.

Kecamatan Koto Tangah tercatat sebagai wilayah dengan penerbitan NIB tertinggi, yakni sebanyak 392 NIB. Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Kuranji dengan 232 NIB dan Lubuk Begalung sebanyak 156 NIB.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....