Pegadaian Padang Bekali Mahasiswa Unand Kunci Sukses Menekuni Dunia Kerja
- 04 Jun 2026 13:40 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Menjadi lulusan perguruan tinggi dengan nilai akademik yang tinggi tidak lagi menjadi jaminan tunggal untuk memenangkan persaingan di dunia kerja. Di era digital yang bergerak begitu cepat, industri kini lebih memburu individu yang kreatif dan mampu beradaptasi dengan perubahan.
Menyadari tantangan besar yang dihadapi generasi muda tersebut, PT Pegadaian Area Padang mengulurkan tangan. Melalui sebuah program edukasi bertajuk “Siap Kerja, Siap Berkarya: Menjadi Lulusan Adaptif di Era Digital”, Pegadaian mengajak mahasiswa untuk tidak hanya siap secara keilmuan, tetapi juga matang dalam literasi keuangan dan mentalitas kerja. Suasana hangat dan penuh antusiasme itu menghidupkan ruang The Gade Creative Lounge Kampus Universitas Andalas (Unand) pada Kamis, 4 Juni 2026.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Padang, Heru Susanto membagikan pandangannya. Ia menegaskan paradigma di dunia kerja telah bergeser tajam. Kecepatan dalam mempelajari hal baru kini menjadi mata uang yang sangat berharga.
“Industri saat ini tidak lagi membutuhkan siapa yang paling pintar, tetapi siapa yang paling cepat beradaptasi,” ujar Heru.
Menurutnya, lulusan masa kini dituntut untuk bergerak lincah, fleksibel dan menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas. Di hadapan para mahasiswa, ia merinci sejumlah amunisi penting yang wajib disiapkan sebelum melangkah ke industri nyata.
Selain penguasaan hard skill dan soft skill, generasi muda harus membentuk mental yang kuat, menjaga attitude (sikap) yang baik, serta menjadi individu yang tech savvy (melek teknologi). Tidak kalah penting, di era keterbukaan informasi ini, membangun personal branding, menyusun curriculum vitae (CV) yang memikat, hingga menjaga jejak digital yang positif menjadi penentu yang sangat krusial.
Tak sekadar berbicara tentang kesiapan kerja, Pegadaian juga membawa misi penting untuk menyelamatkan masa depan finansial generasi muda dari jebakan perilaku konsumtif. Heru mengingatkan pentingnya memulai investasi sejak dini, salah satunya melalui instrumen yang aman dan bersahabat bagi kantong mahasiswa: tabungan emas.
Daripada menghabiskan uang jajan untuk kebutuhan yang sifatnya sementara, mahasiswa diajak untuk mulai menyisihkan sebagian dana secara rutin demi masa depan yang lebih terencana.
“Dengan menabung emas, mahasiswa dapat belajar berinvestasi sejak dini dan mempersiapkan kebutuhan masa depan secara lebih terencana,” tambahnya.
Sebagai bagian dari tanggung jawab moral meningkatkan literasi keuangan masyarakat, dalam seminar ini Pegadaian juga memperkenalkan berbagai lini layanan yang dapat menjadi pendukung perencanaan masa depan mahasiswa. Mulai dari tabungan emas, pembiayaan haji dan umrah, hingga layanan pembiayaan multiguna yang dapat dimanfaatkan secara bijak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....