Tradisi Malamang Didorong Jadi Warisan Kuliner

  • 23 Agt 2026 02:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Tradisi malamang terus didorong untuk tetap hidup di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kekayaan gastronomi Kota Padang. Pelestarian tradisi tersebut dinilai penting agar keterampilan membuat lamang tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Syahrial Kamat mengatakan tradisi kuliner lokal memiliki peran dalam memperkuat identitas budaya daerah. Menurutnya, malamang tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga mencerminkan budaya dan adat yang hidup di tengah masyarakat Minangkabau.

“Kota Padang adalah kota gastronomi, dan kita tengah mencetuskan serta memperjuangkan posisi Kota Padang sebagai kota gastronomi di tingkat nasional hingga internasional. Gastronomi itu mencakup makanan, budaya, hingga adat istiadat,” ujar Syahrial saat menghadiri Lomba Malamang Basamo di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Menurutnya, kegiatan malamang yang melibatkan masyarakat dapat menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali tradisi tersebut kepada generasi muda. Selain mempertahankan cara pengolahan secara turun-temurun, inovasi rasa dan penyajian juga dapat dilakukan tanpa menghilangkan cita rasa autentik Minangkabau.

Syahrial berharap tradisi malamang tidak berhenti pada kegiatan di tingkat kelurahan. Ia mendorong kegiatan serupa dapat dikembangkan hingga tingkat kecamatan dan Kota Padang sehingga semakin banyak generasi muda yang mengenal dan memiliki keterampilan membuat lamang.

“Keahlian malamang ini harus diturunkan kepada generasi berikutnya. Ini agar warisan tradisi ini bisa turun-temurun dan tidak punah,” ujarnya.

Pelestarian tradisi tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat sektor pariwisata dan kebudayaan melalui sejumlah program unggulan. Di antaranya Padang Rancak dan Jelajah Padang yang mendorong pengenalan potensi budaya dan kuliner daerah.

Lomba Malamang Basamo digelar BKMT Kelurahan Gunung Pangilun dengan mengusung tema “Malamang Basamo, Menghidupkan Tradisi, Mempererat Silaturahmi Antar Warga”. Kegiatan tersebut diikuti 11 kelompok dari BKMT se-Kelurahan Gunung Pangilun.

Perlombaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT Kota Padang ke-357, HUT ke-81 Kemerdekaan RI serta Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan juga diarahkan untuk mendukung upaya Kota Padang menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Gastronomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....