Dunia Berlari, Hati Perlu Belajar Kembali
- 26 Agt 2026 14:34 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Kehidupan yang semakin cepat membuat manusia kerap menghadapi berbagai tuntutan. Kesibukan mengejar tujuan terkadang membuat seseorang lupa memberikan waktu bagi dirinya untuk beristirahat.
Dalam program Muda Bertaqwa RRI Pro 2 Padang, Ustazah Resti Wahyuni, S.Pd.I., M.Pd., membahas pentingnya kembali mendekatkan hati kepada Allah. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda agar tidak hanya mengejar pencapaian dunia.
Berbagai tuntutan kehidupan dapat membuat seseorang mengalami kelelahan secara fisik maupun psikologis. Tekanan juga dapat muncul dari pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial, hingga berbagai persoalan yang dihadapi.
Kondisi tersebut terkadang membuat seseorang merasa harus terus berlari mengejar target. Ketika satu persoalan selesai, persoalan lain sudah menunggu sehingga waktu untuk menenangkan diri semakin sedikit.
Di tengah kondisi tersebut, manusia perlu mengambil jeda untuk melihat kembali perjalanan hidupnya. Berhenti sejenak bukan berarti menyerah, tetapi memberikan kesempatan untuk menata kembali pikiran dan hati.
Jeda juga dapat menjadi waktu untuk melakukan muhasabah atau mengevaluasi diri. Seseorang dapat melihat kembali sikap, keputusan, serta hubungan yang telah dijalani dalam kehidupannya.
| Baca juga: Tips Aman Bermain di Playground untuk Anak |
Menurut Ustazah Resti, manusia perlu kembali mengingat Allah ketika menghadapi berbagai tekanan kehidupan. Hubungan spiritual tersebut dapat menjadi pengingat mengenai tujuan hidup yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian dunia.
Kesulitan yang dialami manusia juga tidak selalu berarti Allah meninggalkannya. Ujian dapat menjadi momentum untuk kembali mendekat, memperbaiki diri, dan mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa.
Dalam menghadapi persoalan, manusia juga tidak perlu terus membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Setiap orang memiliki perjalanan dan bentuk ujian yang berbeda dalam kehidupannya.
| Baca juga: Dentuman Bass yang Menghidupkan Irama Musik |
Kenikmatan dan kemudahan juga dapat menjadi ujian bagi manusia. Karena itu, seseorang perlu melihat bagaimana kesempatan, kesehatan, harta, dan kelebihan yang dimiliki digunakan untuk memberikan manfaat.
Mengambil waktu untuk menenangkan diri dapat dilakukan melalui berbagai cara yang positif. Beribadah, berzikir, membaca, atau melakukan aktivitas yang membuat pikiran lebih tenang dapat menjadi pilihan.
Meski membutuhkan waktu sendiri, manusia tetap membutuhkan dukungan dari orang lain. Keluarga, teman, dan orang yang dipercaya dapat menjadi tempat berbagi ketika menghadapi masa sulit.
Pada akhirnya, kehidupan tidak hanya tentang seberapa cepat seseorang mencapai tujuan. Ada saatnya manusia perlu berhenti sejenak agar kembali memahami arah perjalanan dan tujuan yang ingin dicapai.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ketika dunia terus berlari, hati juga perlu diberi kesempatan untuk kembali. Kembali kepada Allah, melakukan muhasabah, dan melanjutkan perjalanan dengan keyakinan bahwa setiap kesulitan memiliki jalan menuju kemudahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....