Pemkab Tanah Datar Perkuat Tim Reaksi Cepat Hadapi Ancaman Bencana

  • 29 Jul 2026 08:46 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB). Kegiatan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) itu berlangsung di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Selasa, 28 Juli 2026 dengan melibatkan tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar, Ermon Revlin, mengatakan, penguatan kapasitas TRC diperlukan karena Tanah Datar memiliki karakteristik geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang rawan terhadap berbagai bencana, seperti tanah longsor, banjir bandang, erupsi Gunung Marapi, hingga gempa bumi. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan serta respons cepat pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat.

"Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) lintas Organisasi Perangkat Daerah. Tim ini sebagai garda terdepan dalam melakukan kaji cepat atau asesmen, evakuasi, serta koordinasi awal saat terjadi bencana," ujar Ermon.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi teknis anggota TRC agar mampu melakukan kaji cepat dampak bencana secara akurat, menguasai teknik dasar penyelamatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan kedaruratan. Selain itu, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) juga diharapkan mampu menyatukan langkah antar-OPD sehingga penanganan bencana berlangsung lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, mewakili Bupati Tanah Datar, mengatakan kondisi alam yang dimiliki daerah tersebut memberikan banyak potensi, namun juga menyimpan ancaman bencana yang perlu diantisipasi. Ia menyebut pengalaman menghadapi berbagai bencana selama tiga tahun terakhir menjadi pelajaran penting untuk terus memperkuat kesiapsiagaan.

"Selama tiga tahun terakhir, yakni 2024, 2025, hingga 2026, Kabupaten Tanah Datar telah menghadapi berbagai bencana alam cukup besar. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa kesiapsiagaan harus terus diperkuat," ujarnya.

Abdurrahman berharap setiap organisasi perangkat daerah juga membentuk Tim Reaksi Cepat sesuai tugas dan fungsinya agar koordinasi awal, kaji cepat, evakuasi, hingga penanganan saat status tanggap darurat dapat berjalan optimal. "Selain bencana alam kita juga perlu mengantisipasi bencana-bencana non-alam seperti kebakaran, tabung gas, dan segala macamnya. Kita berharap segala hal yang terkait dengan bencana, apakah alam ataupun non-alam, ini juga kita antisipasi secara baik sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi di tengah-tengah masyarakat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....