32 Anak Yatim Belajar Kisah Nabi sambil Bermain di Tepi Batang Agam

  • 30 Jun 2026 14:38 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Sebanyak 32 anak yatim menghabiskan hari di tepi Batang Agam bukan sekadar untuk berekreasi, melainkan juga menyimak dongeng Islami dan kisah teladan para nabi dalam kegiatan Yatim Fest 2026 bertajuk Piknik Iman Anak-Anak Surga, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan tahunan yang digelar Pola Pertolongan Allah Learning Center (PPALC) setiap Muharram ini memadukan kebahagiaan anak dengan penguatan nilai-nilai keimanan secara langsung di alam terbuka.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman melepas keberangkatan 14 anak laki-laki dan 18 anak perempuan dari Balai Kota Payakumbuh sebelum mereka menuju Batang Agam. Ia menegaskan perhatian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata.

"Anak-anak ini adalah amanah bagi kita semua. Membahagiakan mereka merupakan bagian dari amal kebaikan yang bernilai besar di sisi Allah SWT," ujar Elzadaswarman.

Elzadaswarman berharap semangat kepedulian seperti yang ditunjukkan PPALC terus menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam pembinaan anak yatim. Ia menilai kegiatan yang menghadirkan kebahagiaan sekaligus penguatan karakter jauh lebih bermakna dibanding sekadar pemberian santunan uang tunai.

"Ketika kita mampu menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim, di situlah sesungguhnya kita sedang membangun keberkahan untuk kota ini. Semoga langkah baik ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut peduli," kata Elzadaswarman.

Kepada para peserta, Elzadaswarman juga berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa syukur. Ia meminta anak-anak menjadikan momen ini sebagai pengalaman yang memperkuat iman dan menambah semangat meraih masa depan yang lebih baik.

Selain permainan edukatif dan dongeng Islami, kegiatan diakhiri dengan penyerahan tas sekolah, seragam, dan santunan dari para donatur kepada perwakilan peserta. PPALC yang telah aktif lebih dari lima tahun di Payakumbuh juga rutin membagikan makanan kepada masyarakat setiap Jumat melalui program Gerakan Jumat Berkah sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan.

Muharram sebagai bulan yang dianjurkan untuk menyantuni anak yatim menjadi momentum yang dimanfaatkan berbagai lembaga sosial di seluruh Indonesia untuk menggelar kegiatan serupa. Yang membedakan Yatim Fest dari kegiatan santunan biasa adalah pendekatan experiential learning di alam terbuka yang mengajak anak membangun karakter melalui pengalaman langsung, bukan sekadar penerimaan bantuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....