Mengungkap Luka Panjang Korban Penganiayaan Taufik Hidayat
- 29 Jun 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- YTR diduga disekap dan dianiaya Taufik Hidayat sejak Mei 2024 hingga Juni 2026.
- Polisi menyebut kekerasan terjadi di empat lokasi kos berbeda di wilayah Jawa Barat.
- Korban mengalami luka berat, gangguan penglihatan, infeksi kepala, dan trauma psikologis.
- Taufik Hidayat ditangkap di Majalaya dan diketahui residivis kasus kekerasan serupa.
- Kejati Jawa Barat menunjuk sembilan jaksa untuk mengawal penyidikan perkara tersebut.
Kasus ini bermula dari hubungan Taufik Hidayat dan YTR yang terjalin sejak awal 2024. Polisi menyebut keduanya berkenalan melalui aplikasi Tinder sebelum akhirnya menjalin kedekatan.
"Ini diawali tahun 2024, perkenalan melalui aplikasi Tinder. Mereka berkenalan, merasa dekat, berhubungan dan sepertinya hidup satu rumah di dalam tempat kos," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan di Polda Jabar, Jumat 26 Juni 2026.
Setelah berkenalan, keduanya disebut sempat tinggal bersama di sebuah tempat indekos. Lokasi tersebut berada di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Dalam perjalanan hubungan itu, dugaan kekerasan mulai terjadi terhadap korban. Polisi menyebut kekerasan tersebut berlangsung sejak Mei 2024 hingga Juni 2026.
Selama periode tersebut, korban diduga berpindah tempat bersama tersangka. Irjen Rudi mengungkapkan ada empat lokasi kos-kosan yang berkaitan dengan rangkaian perkara ini.
"Terjadilah perpindahan-perpindahan tempat ketika mereka menjalani hubungan dari Mei 2024 sampai ke 2026 bulan Juni. Berdasarkan informasi yang kami temukan itu ada 4 lokasi tempat tinggal mereka dan tentunya ini sudah kami lakukan olah TKP," kata Irjen Rudi.
Keluarga korban sempat mencari keberadaan YTR ketika korban sulit ditemui. Korban awalnya disebut memberi informasi bahwa ia pindah bekerja ke Majalengka.
Namun, keberadaan korban tidak ditemukan ketika keluarga mengecek tempat kerja dan tempat kos. Kondisi itu memperkuat kecurigaan keluarga atas keselamatan korban.
Penyelidikan kemudian berkembang setelah kondisi korban akhirnya terungkap. Polisi menemukan dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang dilakukan secara berulang.
|
Selanjutnya,
Kekerasan Berlangsung di Beberapa Lokasi
|
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....