Kisah Setiawan Gema Budi, Mualaf Netra yang Bangkit Bersama Pertuni

  • 13 Jun 2026 16:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

Seluruh kerja advokasi itu kini digerakkan dari berbagai tingkat kepengurusan Pertuni. Salah satu pusat kegiatannya berada di Sekretariat DPP Pertuni, Jakarta.

Sekretariat DPP Pertuni beralamat di Kramat Sentiong Nomor 57A, Jakarta. Kantor tersebut buka Senin sampai Jumat, pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Gema biasanya hadir di sekretariat sekitar minggu kedua setiap bulan. Di luar waktu itu, pengurus lain tetap menjalankan aktivitas harian organisasi.

Dari tempat tersebut, Pertuni merawat kerja panjang bagi penyandang tunanetra Indonesia. Kerja itu berangkat dari pengalaman kehilangan, pendataan, pendidikan, hingga kesempatan kerja.

Bagi Gema, Pertuni bukan sekadar organisasi dengan struktur dari daerah sampai nasional. Pertuni adalah ruang bagi mualaf netra untuk belajar kembali menjadi manusia utuh.

Kok bulu tangkis pernah menutup penglihatannya, tetapi tidak memadamkan langkahnya. Dari luka itu, Gema justru menyalakan jalan bagi banyak tunanetra lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....