Padang Jadi Pusat Karya Bakti ke 79 TNI AU 2026
- 20 Jul 2026 20:37 WIB
- Padang
Poin Utama
- TNI AU menggelar Karya Bakti ke-79 tahun 2026 di Lanud Sutan Sjahrir, Kota Padang sebagai lokasi puncak penyelenggaraan dengan berbagai kegiatan sosial.
- Kegiatan meliputi pengobatan massal, khitanan massal, dan pembagian sembako untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera Barat.
- Program ini merupakan kegiatan rutin tahunan TNI AU yang digagas Mabes TNI AU dengan kolaborasi Danantara untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
RRI.CO.ID, Padang - Memperingati Karya Bakti ke-79 tahun 2026, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) akan menggelar sejumlah kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Udara (Lanud) Sutan Sjahrir, Kota Padang. Pada RRI di Padang, Senin 20 Juli 2026, Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kota Padang, Kolonel Navigator Wahyu Bintoro mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan di antaranya pengobatan massal, khitanan massal dan pembagian sembako untuk masyarakat terdampak bencana.
“Kegiatan ini digagas Mabes TNI AU yang bekerjasama dengan Danantara. Kegiatan ini program rutin, yang tahun ini lokasi puncak penyelenggaraan digelar di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),” ucapnya.
Kolonel Navigator Wahyu Bintoro menyebut, Sumbar dipilih menjadi lokasi Karya Bakti ke-79 tahun 2026 karena provinsi ini menjadi satu dari tiga wilayah di Sumatera yang terdampak bencana hidrometeorologi pada pengujung 2025 lalu. Dengan kondisi dimaksud, Sumbar dinyatakan layak menjadi lokasi sasaran pelaksanaan karya bakti.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Teritorial Lanud Sutan Sjahrir, Letnan Kolonel Firdaus menjelaskan, rangkaian kegiatan karya bakti TNI AU di Sumbar telah dilaksanakan pada bulan lalu. Kegiatan yang dilaksanakan yakni perbaikan fasilitas umum dan pendidikan yang terdampak bencana.
“Kami telah melakukan pemetaan wilayah yang menjadi sasaran karya bakti sekaligus disesuaikan dengan ketersediaan anggaran untuk perbaikan. Ada dua lokasi sasaran perbaikan yakni di Kota Padang dan Kabupaten Agam. Targetnya, perbaikan yang dilaksanakan rampung bulan ini sehingga bisa diserahkan pada masyarakat yang terdampak bencana,” tuturnya.
Karya Bakti TNI AU berakar dari peristiwa heroik pada 29 Juli 1947 silam untuk mengenang serangan udara kadet AURI ke tangsi militer Belanda di Ambarawa, Salatiga, dan Semarang saat Agresi Militer I. Sekaligus memperingati gugurnya tiga perintis TNI AU, Agustinus Adisutjipto, Abdulrachman Saleh, dan Adi Soemarmo saat melaksanakan misi kemanusiaan melalui pengangkutan obat-obatan menggunakan pesawat Dakota yang jatuh ditembak Belanda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....