Pemprov Sumbar Percepat Rehabilitasi Pascabencana
- 15 Jul 2026 12:15 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi akhir tahun lalu berjalan sesuai target dan sasaran. Hal itu diungkapkan saat berdialog dengan RRI pada Rabu 15 Juli 2026 .
Gubernur menyebut, rehabilitasi dan rekonstruksi dilaksanakan berdasar pedoman Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana R3P sebagai acuan utama. Dokumen tersebut tidak hanya mengatur prioritas pembangunan, tetapi juga menjadi dasar koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah pusat mengangarkan dana sebesar Rp17,9 triliun untuk Provinsi Sumatera Barat dalam penanganan bencana.
"Pada awal kejadian, mitigasi yang dilakukan yakni penyelamatan jiwa dengan membangun tempat pengungsian, kemudian Huntara dan Hunian Tetap Huntap," ucap Mahyeldi.
Mahyeldi menjelaskan, fokus utama pemulihan meliputi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak, perbaikan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan jaringan irigasi, serta pemulihan fasilitas publik. Saat ini, sebagian warga terdampak telah menempati hunian tetap, sementara pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat penyediaan tempat tinggal bagi korban lainnya hingga seluruh proses pembangunan rumah permanen rampung.
Mahyeldi berharap upaya rehabilitasi dapat mempercepat pemulihan masyarakat sekaligus menjadi model penanganan bencana yang terintegrasi di tingkat nasional.
Berdasar data Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat pada akhir tahun 2025 telah berdampak kepada sekitar 296 ribu jiwa dengan total kerusakan dan kerugian mencapai Rp33 triliun. Besarnya dampak tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk mempercepat proses pemulihan secara menyeluruh melalui pelaksanaan R3P.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....