Perumda Air Minum Padang Pulihkan Kualitas Air, Percepat Perbaikan Pascabencana
- 10 Jul 2026 16:17 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang mempercepat perbaikan fasilitas pengolahan air yang rusak akibat dampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Perbaikan difokuskan pada intake Kampung Koto, filter Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, serta sejumlah peralatan produksi guna mengembalikan kualitas dan kontinuitas layanan kepada pelanggan.
Direktur Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya menerima banyak keluhan masyarakat terkait layanan air bersih. Mulai dari air keruh, berbau, debit kecil, hanya mengalir pada malam hari, hingga tidak mengalir sama sekali.
“Kondisi tersebut merupakan dampak kerusakan infrastruktur pascabencana yang menyebabkan tingkat kekeruhan air baku Sungai Batang Kuranji meningkat drastis. Perbaikan terus kita lakukan agar kualitas air bisa pulih,” katanya kepada awak media di Padang, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, IPA Gunung Pangilun yang berkapasitas 500 liter per detik dibangun sejak 1957 dengan kemampuan mengolah air baku kekeruhan sekitar 10.000 NTU. Namun, setelah bencana, tingkat kekeruhan air sempat mencapai sekitar 30.000 NTU sehingga melebihi kapasitas pengolahan instalasi yang usianya sudah cukup tua.
“Alatnya, bearingnya itu sampai bolong-bolong. Sebab kekeruhan dan tingkat keasamannya sangat tinggi,” ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Perumda Air Minum memperoleh dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi yang berlangsung sejak 22 Desember 2025 hingga 22 Desember 2026. Pekerjaan meliputi perbaikan intake, jaringan perpipaan, IPA, hingga pembaruan sistem penyaringan atau filter.
Salah satu pekerjaan yang kini menjadi prioritas adalah pembangunan paraset di Intake Kampung Koto yang berfungsi memutar aliran air sehingga lumpur tidak langsung tersedot ke sistem pengolahan. Selain itu, dari total 12 unit filter di IPA Gunung Pangilun, sebanyak 10 unit telah selesai diperbaiki.
“Sisa dua, kemarin kami meninjau. Satu filter itu pengerjaannya lebih kurang 10 sampai 15 hari,” ujarnya.
Di sisi lain, dua unit isolator yang mengalami kerusakan juga sedang dalam tahap pembuatan. Selama proses pemasangan nanti, kapasitas produksi air diperkirakan turun sementara dari 500 liter per detik menjadi sekitar 250 liter per detik sehingga berpotensi memengaruhi distribusi air kepada pelanggan.
Sebagai langkah jangka pendek, Perumda Air Minum juga melakukan pembersihan filter dan reservoir untuk mengurangi endapan sedimen yang kembali menumpuk akibat tingginya kekeruhan air baku. Proses pembersihan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar delapan hingga sepuluh jam hingga distribusi kembali normal.
“Kami Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi. Masyarakat diimbau menampung air selama distribusi masih mengalir sebelum dilakukan penghentian sementara, pada nanti malam. Pengaduan bisa disampaikan melalui Call Center 15030, WhatsApp 0811-6691-123, atau media sosial resmi Perumda Air Minum Kota Padang apabila mengalami kendala layanan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....