BPBD Payakumbuh Tingkatkan Kemampuan Tim Reaksi Cepat Hadapi Bencana

  • 13 Jul 2026 17:42 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh meningkatkan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memperkuat penanganan bencana. Pengembangan kapasitas TRC BPBD Kota Payakumbuh Tahun 2026 dilakukan di Hotel Mangkuto, Senin, 13 Juli 2026.

Saat membukan kegiatan tersebut, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan Kota Payakumbuh memiliki potensi bencana berupa banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi, serta kebakaran hutan dan lahan. Kondisi itu menuntut kesiapan personel BPBD dalam memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif. Personel TRC harus memiliki kemampuan teknis, ketepatan mengambil keputusan, dan koordinasi yang baik saat bertugas di lapangan.

"Pengembangan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif. Personel TRC dituntut memiliki kemampuan teknis, kecepatan mengambil keputusan, serta kecakapan berkoordinasi," ujar Zulmaeta.

Ia menjelaskan TRC merupakan garda terdepan BPBD yang bertugas melakukan kaji cepat, penyelamatan, evakuasi, serta memberikan rekomendasi awal dalam penanganan keadaan darurat. Peran tersebut menjadi dasar pemerintah menentukan langkah tanggap bencana.

Zulmaeta mengapresiasi BPBD Kota Payakumbuh yang menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dalam pelatihan tersebut. Keterlibatan para praktisi diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta menghadapi berbagai skenario bencana.

"Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu mengimplementasikan seluruh materi ketika menghadapi kondisi sebenarnya," katanya.

Ia menambahkan penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, relawan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi kunci membangun sistem penanggulangan bencana yang tangguh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....