Harga Cabai Rawit Melonjak, Mayoritas Bapok di Buleleng Masih Stabil

  • 30 Jun 2026 07:46 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri Singaraja masih relatif stabil hingga Senin 29 Juni 2026. Meski demikian, komoditas cabai rawit merah mengalami kenaikan cukup signifikan akibat berkurangnya pasokan yang dipengaruhi cuaca.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdagperinkop UKM) Kabupaten Buleleng, harga cabai rawit merah di Pasar Anyar tercatat Rp49.000 per kilogram atau naik Rp6.000 dibandingkan hari sebelumnya, sedangkan di Pasar Banyuasri mencapai Rp50.000 per kilogram atau naik Rp5.000. Sementara itu, cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan menjadi Rp43.000 per kilogram di Pasar Anyar dan Rp45.000 per kilogram di Pasar Banyuasri.

Kepala Disdagperinkop UKM Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta, mengatakan secara umum harga kebutuhan pokok di Buleleng masih terkendali meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas hortikultura akibat faktor cuaca dan distribusi.

"Secara umum harga barang kebutuhan pokok di Buleleng masih relatif stabil. Kami terus melakukan pemantauan harian agar setiap perubahan harga dapat segera diantisipasi dan pasokan tetap terjaga," ujar Dewa Made Sudiarta.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga minyak goreng, gula pasir, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, dan bawang putih masih relatif stabil meskipun sebagian masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kondisi tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan serta tingginya biaya produksi, sementara harga beras premium dan beras medium juga masih berada di atas HET karena produksi yang belum maksimal dan permintaan yang tetap tinggi.

"Kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi berkurangnya pasokan akibat cuaca, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Kami terus berkoordinasi dengan para pedagang untuk menjaga kelancaran distribusi sehingga gejolak harga tidak berlangsung lama," katanya.

Disdagperinkop UKM Buleleng memastikan pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala di pasar-pasar tradisional. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat menjelang meningkatnya aktivitas perdagangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....